PENGARUH PENAMBAHAN PUPUK ORGANIK KOTORAN SAPI DAN SERESAH SENGON (Albizzia falcataria) TERHADAP KETERSEDIAAN DAN SERAPAN UNSUR Ca PADA DUA SISTEM BUDIDAYA PADI SAWAH (Oryza sativa L.)

IQOMUDDIN, MUHAMMAD (2011) PENGARUH PENAMBAHAN PUPUK ORGANIK KOTORAN SAPI DAN SERESAH SENGON (Albizzia falcataria) TERHADAP KETERSEDIAAN DAN SERAPAN UNSUR Ca PADA DUA SISTEM BUDIDAYA PADI SAWAH (Oryza sativa L.). Other thesis, UNIVERSITAS SEBELAS MARET.

[img] PDF - Published Version
Download (835Kb)

    Abstract

    Penelitian dilaksanakan pada lahan sawah di kecamatan Mojogedang, kabupaten Karanganyar pada bulan Juni 2009 – Desember 2009. Penelitian ini menggunakan rancangan dasar RAKL dengan dua faktor. Yang terdiri dari faktor dosis pupuk dan faktor sistem budidaya. Adapun rancangan perlakuannya untuk dosis pupuk adalah sebagai berikut : dosis kebiasaan petani (400kg urea+100kg SP36+100kg KCl) (D1), dosis rekomendasi (250kg urea+75kg SP36+100kg KCl) (D2), pupuk kotoran sapi 100% (10ton) (D3), 50% pupuk organik+seresah sengon 10% bobot pupuk organik+100% dosis rekomendasi (D4), 50% pupuk organik+seresah sengon 10% bobot pupuk organik+50% dosis rekomendasi (D5), 50% pupuk organik + Seresah sengon 15% bobot pupuk organik+100% dosis rekomendasi (D6), 50% pupuk organik+ seresah sengon 15% bobot pupuk organik+50% dosis rekomendasi (D7), 50% pupuk organik+seresah sengon 20% bobot pupuk organik+100% dosis rekomendasi (D8), 50% pupuk organik+Seresah sengon 20% bobot pupuk organik+50% dosis rekomendasi (D9). Untuk perlakuan kedua yaitu sistem budidaya yang terdiri dari SRI (System of Rice Intensification) (B1) dan sistem budidaya konvensional (B2). Uji statistika yang digunakan adalah uji F taraf 5% dan 10%, krusskall wallis, DMRT taraf 5%, mood median dan korelasi. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan dosis pemupukan meningkatkan ketersediaan Ca dengan perlakuan D6 (50% pupuk organik + Seresah sengon 15% bobot pupuk organik+100% dosis rekomendasi) yakni 611 ppm sedangkan pada perlakuan sistem budidaya yang tidak berpengaruh terhadap ketersediaan Ca. Untuk serapan Ca sistem budidaya SRI (B1) memiliki serapan lebih tinggi dari pada konvensional (B2) yakni 0,035 gram/tanaman, pada perlakuan dosis pupuk serapan tertinggi ada pada perlakuan D4 (50% pupuk organik+seresah sengon 10% bobot pupuk organik+100% dosis rekomendasi) yakni 0,039gram/tanaman. Kata kunci : pupuk organik kotoran sapi, seresah sengon, ketersediaan Ca, serapan Ca

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
    Divisions: Fakultas Pertanian
    Depositing User: Noreka Destiana
    Date Deposited: 14 Jul 2013 14:30
    Last Modified: 14 Jul 2013 14:30
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/3636

    Actions (login required)

    View Item