Implementasi Pemberian Royalti Kepada Pemegang Hak Cipta Pada Pelaksanaan Pertunjukkan CIptaan (Performing Right) DIbidang Lagu dan Musik Berdasarkan UU Republik Indonesia No 28 Tahun 2014 Tentang Hak CIpta (Studi Terhadap Pentaatan Grup Band dan Event Organizer)

Djamil A, Achirudin (2017) Implementasi Pemberian Royalti Kepada Pemegang Hak Cipta Pada Pelaksanaan Pertunjukkan CIptaan (Performing Right) DIbidang Lagu dan Musik Berdasarkan UU Republik Indonesia No 28 Tahun 2014 Tentang Hak CIpta (Studi Terhadap Pentaatan Grup Band dan Event Organizer). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (1281Kb)

    Abstract

    ACHIRUDIN DJAMIL AFIF. E0013006. 2017. IMPLEMENTASI PEMBERIAN ROYALTI KEPADA PEMEGANG HAK CIPTA PADA PELAKSANAAN PERTUNJUKAN CIPTAAN (PERFOMING RIGHT) DIBIDANG LAGU DAN MUSIK BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 28 TAHUN 2014 TENTANG HAK CIPTA (Studi Terhadap Pentaatan Group Band dan Event Organizer). FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi pemberian royalti kepada pemegang hak cipta dan kendala-kendala yang dihadapi dalam implementasi pemberian royalti kepada pemegang hak cipta pada pelaksanaan pertunjukan ciptaan (perfoming right). Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris yang bersifat deskriptif dan menggunakan pendekatan kualitatif. Jenis dan sumber data penelitian ini meliputi data primer dan data sekunder. Data primer merupakan data yang diperoleh secara langsung dari lokasi penelitian yaitu di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI), Wahana Musik Indonesia (WAMI), Group band, dan Event organizer, sedangkan data sekunder adalah data yang diperoleh melalui studi kepustakaan. Teknik pengumpulan data melalui studi lapangan dan studi kepustakaan. Teknik analisis data dilakukan secara kualitatif dengan model analisis interaktif. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa implementasi pemberian royalti kepada pemegang hak cipta sebenarnya sudah dilaksanakan, akan tetapi belum optimal, hal tersebut disebabkan oleh masih belum diterapkannya isi dari Pasal 8 dan Pasal 9 Undang-Undang Hak Cipta dengan baik. Ketidakoptimalan pemberian royalti kepada pemegang hak cipta juga disebabkan oleh berbagai kendala yang dihadapi dalam implementasi pemberian royalti tersebut, serta budaya hukum masyarakat di Indonesia yang lebih mengedepankan toleransi dan kekeluargaan dibandingkan dengan kepatuhan terhadap peraturan yang telah ditetapkan. Kata Kunci: Hak Cipta, Perfoming Right,Royalti.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: K Law > K Law (General)
    Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
    Depositing User: Indrawan indra
    Date Deposited: 24 Nov 2017 15:28
    Last Modified: 24 Nov 2017 15:28
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/36275

    Actions (login required)

    View Item