STUDI PROSES PEMBUATAN KERUPUK JANTUNG PISANG MOCAF (KERUPUK JAPIM)

Mudzakiroh, Susi (2017) STUDI PROSES PEMBUATAN KERUPUK JANTUNG PISANG MOCAF (KERUPUK JAPIM). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (209Kb)

    Abstract

    STUDI PROSES PEMBUATAN KERUPUK JANTUNG PISANG MOCAF (KERUPUK JAPIM) SUSI MUDZAKIROH ABSTRAK Penelitian berjudul studi proses pembuatan kerupuk jantung pisang mocaf ini bertujuan untuk menjelaskan dan mengetahui proses pembuatan kerupuk jantung pisang mocaf dan untuk menjelaskan dan mengetahui karakteristik kerupuk jantung pisang mocaf. Berdasarkan hasil penelitian menggunakan bahan utama jantung pisang kepok sebanyak 500 g yang ditambahkan dengan bahan lain berupa tepung mocaf 50 g, tepung tapioka 100 g, bawang putih 5 siung, garam 1 sdt, lada 1 sdt, royco 1 sdt untuk adonan serta , ½ sdt Na Bisulfit dan 1 liter air untuk merebus jantung pisang sebelum dihaluskan dan dicampur dengan bahan lainnya dan minyak goreng untuk menggoreng. Dan diperoleh hasil kerupuk sebanyak 9 bungkus dengan netto 20 g perkemasan. Dalam proses pembuatan kerupuk jantung pisang mocaf ini melalui beberapa tahap diantaranya pemilihan bahan baku, pembersihan dan pencucian bahan, perebusan bahan, penghalusan bahan, pencampuran bahan adonan, pengukusan adonan, penggilingan adonan kerupuk, pengeringan kerupuk, penggorengan kerupuk dan pengemasan kerupuk. Dalam pembuatan kerupuk jantung pisang mocaf terdapat beberapa analisis yang dilakukan yaitu analisis sensori yang dilakukan dengan uji hedonik dengan penilaian atribut sensori diantaranya warna, rasa, tekstur, bentuk dan kenampakan atau penerimaan keseluruhan. Analisis kimia kerupuk jantung pisang mocaf mengandung protein 0,37%, kadar air 2,00% dan kadar serat kasar 7,00%. Analisis ekonomi pada kerupuk jantung pisang mocaf dilakukan untuk mengetahui biaya produksi yang diperoleh dari jumlah biaya tetap ditambah dengan biaya tidak tetap adalah sebesar Rp 20.000, dengan harga pokok penjualan sebesar Rp 2.222,22 per kemasan dengan penetapan harga jual Rp 2.500 per kemasan. Dan titik impas (BEP) ketika penjualan mencapai 9 bungkus atau penjualan mencapai nilai Rp 2.222,22.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
    Divisions: Fakultas Pertanian > D3 - Teknologi Hasil Pertanian
    Depositing User: Indrawan indra
    Date Deposited: 24 Nov 2017 10:26
    Last Modified: 24 Nov 2017 10:26
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/36238

    Actions (login required)

    View Item