ANALISIS HUBUNGAN VARIABEL MONETER DENGAN VARIABEL MAKROEKONOMI DI INDONESIA PERIODE 2005.I-2016.II

Trisubekti, Ditya Rahma (2017) ANALISIS HUBUNGAN VARIABEL MONETER DENGAN VARIABEL MAKROEKONOMI DI INDONESIA PERIODE 2005.I-2016.II. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (852Kb)

    Abstract

    Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan variabel moneter dengan variabel makroekonomi di Indonesia periode tahun 2005.I sampai dengan 2016.II. Variabel moneter meliputi suku bunga, nilai tukar, dan jumlah uang beredar, sedangkan variabel makroekonomi meliputi inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan tingkat pengangguran. Metode yang digunakan adalah Vector Autoregressive. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan penting. Pertama, inflasi memiliki hubungan positif dengan jumlah uang beredar dan nilai tukar, dan negatif dengan suku bunga. Variabel inflasi merespon secara negatif pada shock suku bunga dan nilai tukar, dan merespon secara positif pada shock jumlah uang beredar. Variabel moneter yang memiliki kontribusi terbesar terhadap inflasi adalah suku bunga. Kedua, pertumbuhan ekonomi memiliki hubungan positif dengan jumlah uang beredar dan nilai tukar, dan negatif dengan suku bunga. Variabel pertumbuhan ekonomi merespon secara fluktuatif pada shock suku bunga, nilai tukar dan jumlah uang beredar. Variabel moneter yang memiliki kontribusi terbesar terhadap pertumbuhan ekonomi adalah jumlah uang beredar. Ketiga, tingkat pengangguran memiliki hubungan positif dengan suku bunga, nilai tukar, dan jumlah uang beredar. Variabel tingkat pengangguran merespon secara positif pada shock suku bunga dan nilai tukar dan merespon secara negatif pada shock jumlah uang beredar. Variabel moneter yang memiliki kontribusi terbesar terhadap tingkat pengangguran adalah suku bunga. Rekomendasi dari penelitian ini adalah a). Otoritas moneter dan pemerintah hendaknya menetapkan kebijakan yang menggunakan instrumen jumlah uang beredar untuk mengendalikan inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan tingkat pengangguran, dan b). Pemerintah sebaiknya lebih memperhatikan faktor-faktor non-moneter yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi seperti tenaga kerja, modal, dan teknologi.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
    Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Ekonomi Pembangunan
    Depositing User: Cantya Dyana Larasati
    Date Deposited: 23 Nov 2017 15:01
    Last Modified: 23 Nov 2017 15:01
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/36206

    Actions (login required)

    View Item