PENGARUH METODE PEMBELAJARAN STUDENT TEAMS-ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD), INQUIRY BASED LEARNING (IBL), DAN EKSPOSITORI TERHADAP KOMPETENSI MENULIS DITINJAU DARI MINAT MEMBACA SISWA SD DI KABUPATEN KEBUMEN

, Suhartono (2017) PENGARUH METODE PEMBELAJARAN STUDENT TEAMS-ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD), INQUIRY BASED LEARNING (IBL), DAN EKSPOSITORI TERHADAP KOMPETENSI MENULIS DITINJAU DARI MINAT MEMBACA SISWA SD DI KABUPATEN KEBUMEN. PhD thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (772Kb)

    Abstract

    Kompetensi menulis berkaitan erat dengan kompetensi membaca. Kompetensi membaca siswa ditentukan oleh tinggi rendahnya minat membaca yang dimilikinya. Di samping pengaruh minat membaca, pencapaian kompetensi menulis siswa di sekolah lebih banyak ditentukan oleh guru dalam pengelolaan interaksi belajar mengajar, khususnya pemilihan metode pembelajarannya. Metode pembelajaran yang memungkinkan siswa aktif berpikir secara mandiri maupun bekerjasama tentunya akan menghasilkan kompetensi yang lebih baik pada siswa tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) menemukan perbedaan kompetensi menulis antara siswa yang belajar dengan metode Student Teams-Achievement Divisions (STAD), Inquiry Based Learning (IBL), dan Ekspositori; (2) menemukan perbedaan kompetensi menulis antara siswa yang memiliki minat membaca tinggi dan siswa yang memiliki minat membaca rendah; dan (3) menemukan interaksi antara metode pembelajaran dan minat membaca terhadap kompetensi menulis. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain faktorial 3 X 2. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SD negeri se-Kabupaten Kebumen yang berjumlah 793 sekolah. Adapun sampel penelitiannya SDN 3 Sawangan Alian, SDN 1 Kebulusan Pejagoan, dan SDN 5 Bumirejo Kebumen, sedangkan teknik sampling yang digunakan adalah multistage random sampling. Manipulasi dilakukan pada variabel metode pembelajaran, yaitu perlakuan dengan metode pembelajaran STAD, IBL, dan Ekspositori. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes menulis untuk mengukur kompetensi menulis dan angket untuk mengukur minat membaca. Analisis data menggunakan analisis variansi dua jalur (Anava A X B) yang dilakukan dengan bantuan komputer Program SPSS 11,5 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kompetensi menulis kelompok siswa yang belajar dengan metode STAD sebesar 75,69; kelompok siswa yang belajar dengan metode IBL sebesar 73,25; kelompok siswa yang belajar dengan metode Ekspositori sebesar 71,64; rata-rata kompetensi menulis kelompok siswa yang minat membacanya rendah sebesar 72,26; dan rata-rata kompetensi menulis kelompok siswa yang minat membacanya tinggi sebesar 74,93. Simpulan penelitian ini adalah: Pertama, terdapat perbedaan kompetensi menulis antara siswa yang belajar dengan metode STAD, IBL, dan Ekspositori. Kompetensi menulis siswa yang belajar dengan metode STAD lebih baik daripada siswa yang belajar dengan metode IBL dan siswa yang belajar dengan metode IBL lebih baik daripada siswa yang belajar dengan metode Ekspositori. Kedua, terdapat perbedaan kompetensi menulis antara siswa yang memiliki minat membaca rendah dan siswa yang memiliki minat membaca tinggi. Siswa yang minat membacanya tinggi memiliki kompetensi menulis yang lebih baik daripada siswa yang minat membacanya rendah. Ketiga, tidak ada interaksi antara metode pembelajaran dan minat membaca dalam memengaruhi kompetensi menulis siswa. Penggunaan metode pembelajaran menulis tidak bergantung pada tinggi rendahnya minat membaca siswa.

    Item Type: Thesis (PhD)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Divisions: Pascasarjana > Doktor > Pendidikan Bahasa Indonesia - S3
    Depositing User: Gun Gun Gunawan
    Date Deposited: 22 Nov 2017 13:22
    Last Modified: 22 Nov 2017 13:22
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/36140

    Actions (login required)

    View Item