Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Risiko Kredit dan Pembiayaan (Studi pada Perbankan Syariah dan Konvensional di Indonesia)

Sari, Sella Tiara Permata (2017) Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Risiko Kredit dan Pembiayaan (Studi pada Perbankan Syariah dan Konvensional di Indonesia). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (264Kb)

    Abstract

    Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pertumbuhan PDB, inflasi, krisis keuangan, pertumbuhan kredit, penyisihan kerugian kredit, efisiensi bank, profitabilitas bank, permodalan bank, dan ukuran bank terhadap risiko kredit pada perbankan syariah dan perbankan konvensional di Indonesia. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling dengan kriteria Bank Umum Swasta Nasional dengan total aset sebesar Rp1 – 50 Triliun. Sampel dalam penelitian terdiri dari 39 bank konvensional dan 8 bank syariah. Untuk menguji hipotesis, digunakan analisis regresi linear berganda. Hasil dari penelitian dapat disimpulkan bahwa: 1) pertumbuhan PDB berpengaruh positif terhadap risiko kredit; 2) inflasi berpengaruh positif terhadap risiko kredit; 3) krisis keuangan berpengaruh positif terhadap risiko kredit; 4) pertumbuhan kredit berpengaruh positif terhadap risiko kredit; 5) penyisihan kerugian kredit berpengaruh positif terhadap risiko kredit; 6) efisiensi bank berpengaruh negatif terhadap risiko kredit; 7) profitabilitas bank berpengaruh positif terhadap risiko kredit; 8) permodalan bank berpengaruh positif terhadap risiko kredit; 9) ukuran bank berpengaruh positif terhadap risiko kredit. Hasil uji F menunjukkan bahwa seluruh variabel independen secara simultan berpengaruh signifikan terhadap risiko kredit, dengan signifikansi 0,001 pada perbankan konvensional dan 0,000 pada perbankan syariah. Penelitian ini menguji faktor-faktor yang mempengaruhi risiko kredit pada perbankan syariah dan perbankan konvensional di Indonesia. Nilai R Square pada perbankan konvensional adalah 0,859 yang menunjukkan bahwa variabel independen mampu menjelaskan variabel risiko kredit sebesar 85,9%, sedangkan 14,1% lainnya dijelaskan oleh variabel di luar penelitian ini. Sedangkan nilai R Square pada perbankan syariah adalah 0,661 yang menunjukkan bahwa variabel independen mampu menjelaskan variabel risiko kredit sebesar 66,1%, sedangkan 33,9% lainnya dijelaskan oleh variabel di luar penelitian ini.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
    Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Manajemen
    Depositing User: Gun Gun Gunawan
    Date Deposited: 22 Nov 2017 13:03
    Last Modified: 22 Nov 2017 13:03
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/36133

    Actions (login required)

    View Item