UJI TOKSISITAS AKUT DAN SUBKRONIS SEDIAAN SNEDDS (SELF-NANOEMULSIFYING DRUG DELIVERY SYSTEM) DARI EKSTRAK KLOROFORM DAUN SALAM (Eugenia Polyantha Wight) DENGAN PKO (PALM KERNEL OIL) SEBAGAI FASE MINYAK

Mufidah, Mufidah (2017) UJI TOKSISITAS AKUT DAN SUBKRONIS SEDIAAN SNEDDS (SELF-NANOEMULSIFYING DRUG DELIVERY SYSTEM) DARI EKSTRAK KLOROFORM DAUN SALAM (Eugenia Polyantha Wight) DENGAN PKO (PALM KERNEL OIL) SEBAGAI FASE MINYAK. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (936Kb)

    Abstract

    Penelitian mengenai ekstrak daun salam sebagai salah satu pengobatan diabetes telah banyak dilakukan. Ekstrak daun salam dalam bentuk sediaan SNEDDS masih belum terdapat laporan mengenai toksisitasnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat ketoksikan SNEDDS ekstrak kloroform daun salam dengan PKO sebagai minyak pembawa secara akut dan subkronis. Pada uji toksisitas akut hewan uji tikus jantan galur wistar dibagi menjadi 5 kelompok masing-masing terdiri dari 5 ekor. Kelompok uji terdiri dari 4 kelompok yang diberi perlakuan SNEDDS dosis tunggal 48; 240 ; 1200; dan 6000 mg/KgBB, sedangkan kelompok kontrol diberi SNEDDS tanpa zat aktif. Pengamatan uji toksisitas akut dilakukan selama 14 hari setelah perlakuan. Pada uji toksisitas subkronis hewan uji tikus jantan galur wistar dibagi menjadi 4 kelompok masing-masing terdiri dari 6 ekor. Kelompok uji terdiri dari 3 kelompok yang diberi perlakuan SNEDDS dengan dosis 91,75; 183,5; dan 367 mg/KgBB selama 28 hari. Sedangkan kelompok kontrol diberi Na-CMC 0,5%. Pengamatan yang dilakukan terdiri dari asupan pakan, berat badan, SGPT dan bilirubin serta gambaran histologi organ hati, ginjal dan pankreas. Hasil penelitian menunjukkan LD50 sebesar 1045,44 mg/KgBB dengan gejala toksik yang dialami berupa diare, kejang-kejang, lemas dan penurunan aktivitas. Sedangkan pada uji toksisitas subkronis pemberian SNEDDS mempengaruhi asupan pakan dan perubahan nilai SGPT, serta kurang mempengaruhi kenaikan berat badan, dan bilirubin. Gambaran histologis menunjukkan semakin meningkatnya dosis semakin meningkat pula kematian sel yang terjadi.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: Q Science > Q Science (General)
    Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Farmasi
    Depositing User: Indrawan indra
    Date Deposited: 21 Nov 2017 21:39
    Last Modified: 21 Nov 2017 21:39
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/36122

    Actions (login required)

    View Item