Pengelolaan dan Pengembangan Air Terjun Kembang Soka sebagai Obyek Wisata Alam di Kulon Progo, Yogyakarta

Putri Utami, Meilinda (2017) Pengelolaan dan Pengembangan Air Terjun Kembang Soka sebagai Obyek Wisata Alam di Kulon Progo, Yogyakarta. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (582Kb)

    Abstract

    Meilinda Putri Utami, C9414037, 2017, “Pengelolaan dan Pengembangan Air Terjun Kembang Soka Sebagai Obyek Wisata Alam di Kulon Progo, Yogyakarta”, Progam Diploma III Usaha Perjalanan Wisata. Fakultas Ilmu Budaya. Universitas Sebelas Maret Surakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi yang dimiliki Air Terjun Kembang Soka, pengelolaan Air Terjun Kembang Soka, dan pengembangan Air Terjun Kembang Soka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif disajikan secara deskriptif untuk melukiskan keadaan yang diteliti secara sistematis. dan dengan teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, dan studi dokumen Hasil penelitian ini adalah Air Terjun Kembang Soka merupakan salah satu obyek wisata alam di Kulon Progo yang belum dikelola oleh pemerintah dan Dinas Pariwisata Kulon Progo serta memiliki potensi Air Terjun Kembang Soka yaitu 3 mata air utama yang menjadi daya tarik (Kembang Soka, Kalimiri, Tok Jaran), untuk berenang dan memiliki 2 kolam yaitu kolam dewasa dan anak-anak, tanah mengandung batu bara, memiliki 3 air terjun, dapat digunakan untuk bermain air; berfoto; dan tempat berkumpul keluarga dan teman-teman, masih memiliki lahan yang kosong, keadaan alam masih alami dan asri, sarana masih alami dan tidak meninggalkan keasliaannya. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu Air Terjun Kembang Soka memiliki potensi berupa tiga mata yaitu kembang soka (toyo tombo), tok jaran (sumber rejeki), dan Kalimiri, dapat dinikmati pengunjung untuk berenang, bermain air, menjadi spot foto, dan berlibur dengan keluarga maupun teman-teman, selain itu tanah Air Terjun Kembang Soka mengandung batu bara, mewakili Kulon Progo di lomba wisata Daerah Istimewa Yogyakarta dan mendapat juara tiga se-DIY serta juara satu se-Kulon Progo. Selain itu, Air Terjun Kembang Soka tidak hanya memiliki satu air terjun, namun memiliki tiga air terjun. Pengelolaan Air Terjun Kembang Soka dikelola langsung oleh masyarakat sekitar dan belum dikelola oleh Pemerintah maupun Dinas Pariwisata. Untuk pengelolaan, dana diambil dari hasil retribusi masuk. Pengembangan Air Terjun Kembang Soka dapat dilihat di setiap periode mulai dari periode 2015 – 2017 menggunakan analisi 4 A yaitu Aksesibilitas, Amenitas, Ancilary, dan Atraksi Kendala- kendala yang dihadapi Pengelola dan mengembangkan Air Terjun Kembang Soka yaitu kurangnya pendanaan untuk pengembangan, kurangnya kinerja pengelola dalam partisipasi pengembangan, kurangnya perhatian pemerintah maupun Dinas Pariwisata, minimnya pemasaran dan promosi, belum maksimalnya fasilitas penunjang untuk pengunjung, dan kurangnya lahan untuk memperluas fasilitas. Kata kunci : pengelolaan, pengembangan, obyek wisata alam, Air Terjun Kembang Soka.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GV Recreation Leisure
    Divisions: Fakultas Sastra dan Seni Rupa > D3 - Usaha Perjalanan Wisata
    Depositing User: Indrawan indra
    Date Deposited: 21 Nov 2017 17:47
    Last Modified: 21 Nov 2017 17:47
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/36121

    Actions (login required)

    View Item