Sinergitas Antar Stakeholders dalam Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Kota di Kota Temanggung

Andre Kurniawan, Jovi (2017) Sinergitas Antar Stakeholders dalam Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Kota di Kota Temanggung. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (836Kb)

    Abstract

    ABSTRAK Jovi Andre Kurniawan. D0113047. 2017. Sinergitas Antar Stakeholders Dalam Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Kota di Kota Temanggung. Skripsi. Program Studi Ilmu Administrasi Negara. Fakultas Ilmu Sosial dan Politik. Universitas Sebelas Maret. Surakarta. 143 halaman. Kota Temanggung adalah salah satu kota yang mendeklarasikan diri sebagai kota hijau. Namun di sisi lain, proporsi ruang terbuka hijau publik masih sangat minim. Ditambah lagi dengan fakta berkurangnya lahan hijau yang semakin marak terjadi dikarenakan terdesak oleh proyek pembangunan gedung dan infrastruktur. Hal tersebut memicu terjadinya degradasi lingkungan di Kota Temanggung. Untuk itu pemerintah membangun beberapa taman kota sebagai solusinya. Namun sayangnya keberadaan taman kota disalahgunakan oleh oknum tidak bertanggungjawab untuk berbuat hal negatif, serta digunakan sebagai lapak para PKL liar sehingga keberadaan taman kota terkesan kotor dan tidak kondusif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sinergitas yang terjalin dalam pengelolaan ruang terbuka hijau taman kota di Kota Temanggung. Stakeholders yang terlibat yakni Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM, Satpol PP dan Damkar, serta masyarakat. Peneliti menganalisis dua tahap pengelolaan yakni pemeliharaan dan pengamanan taman kota sesuai dengan masalah yang terjadi. Teori yang digunakan adalah teori sinergitas dengan indikator yang dikemukakan Doctoroff (1977) yakni komunikasi yang efektif, umpan balik yang cepat, kepercayaan, dan kreativitas. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sumber data diperoleh melalui data primer dan sekunder. Sedangkan teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling. Untuk mengukur validitas data menggunakan triangulasi metode. Lalu teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa telah terdapat sinergitas yang baik diantara para stakeholders dalam pengelolaan ruang terbuka hijau taman kota di Kota Temanggung. Keempat indikator yang digunakan yakni komunikasi yang efektif, umpan balik yang cepat, kepercayaan, dan kreativitas telah terpenuhi seluruhnya dengan baik dalam kedua tahap pengelolaan yaitu pemeliharaan dan pengamanan ruang terbuka hijau taman kota. Kerjasama dalam pemeliharaan taman kota dalam bentuk menjaga kebersihan taman dan pengelolaan sampah, sedangkan kerjasama dalam pengamanan taman kota yakni pengamanan dari PKL liar maupun dari oknum tidak bertanggungjawab. Seluruh stakeholders yaitu DPUPKP, DLH, Disperindagkop dan UMKM, Satpol PP dan Damkar, serta masyarakat telah bersinergi dan bekerjasama dengan baik guna meningkatkan pengelolaan ruang terbuka hijau taman kota di Kota Temanggung, khususnya dalam pemeliharaan dan pengamanan taman agar selalu aman, bersih, dan lestari. Kata kunci : Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau, Taman Kota, Sinergitas

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare
    Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Politik > Ilmu Administrasi Negara
    Depositing User: Indrawan indra
    Date Deposited: 21 Nov 2017 15:29
    Last Modified: 21 Nov 2017 15:29
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/36103

    Actions (login required)

    View Item