STUDI KELAYAKAN PEMBANGUNAN PABRIK AIR MINUM DALAM KEMASAN GELAS OLEH UD. WIJAYA

KUSUMASTUTI, MAKARINA (2006) STUDI KELAYAKAN PEMBANGUNAN PABRIK AIR MINUM DALAM KEMASAN GELAS OLEH UD. WIJAYA. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (520Kb)

    Abstract

    Investasi sangat penting bagi pertumbuhan suatu perusahaan dalam jangka panjang. Perusahaan dapat semakin berkembang dan memperoleh keuntungan yang lebih besar melalui investasi yang tepat. Modal yang tersimpan dalam bentuk uang maupun tabungan hanya memberikan sedikit keuntungan dibandingkan jika modal itu digunakan untuk pengembangan usaha lebih lanjut. Investasi berhubungan dengan suatu proyek yang didahului oleh suatu analisis kelayakan. Terwujudnya suatu proyek harus didukung adanya perencanaan dan analisis kelayakannya untuk memberi gambaran bahwa proyek tersebut akan memberikan keuntungan yang layak bagi investor. Hasil analisis kelayakan suatu proyek akan menjadi kunci pengambilan keputusan apakah suatu proyek akan direalisasikan atau tidak. Sebagai suatu sistem, analisis kelayakan proyek merupakan input proses. Sedangkan pelaksanaan proyek merupakan proses yang akan menghasilkan output berupa keuntungan. Perkembangan industri air minum kemasan pesat dalam beberapa tahun terakhir ini. Banyak perusahaan air minum dalam kemasan bermunculan karena ketertarikan investor dalam bidang ini. Hal ini disebabkan karena investor melihat peluang dari manfaat air yang merupakan syarat mutlak bagi kehidupan. Tubuh manusia terdiri dari 70% air. Air digunakan terutama untuk proses metabolisme. Sedangkan O2 digunakan untuk proses pembakaran zat makanan menjadi energi (Male Emporium, 2005). Kebutuhan air tiap orang kurang lebih 1,8 – 2,3 liter per hari sesuai dengan berat badan dan aktivitasnya. Hal tersebut yang memunculkan peluang investasi pada produk air minum dalam kemasan. Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) merupakan kelompok produk air minum murni yang diolah dan dikemas sehingga siap diminum. Kelompok produk ini tidak mengalami penambahan unsur penting tertentu untuk kebutuhan mineral dalam tubuh. Produk ini juga dibedakan dengan Air Minum Isi Ulang (AMIU) kemasan galon yang banyak bermunculan juga akhir-akhir ini. Sampai tahun 2005, di eks karesidenan Surakarta terdapat kurang lebih 8 perusahaan AMDK. Menurut perhitungan berdasarkan data jumlah penduduk dari BPS, kebutuhan total air minum penduduk eks karesidenan Surakarta lebih dari 2 milyar liter per tahun. Produk AMDK yang beredar di pasaran sampai tahun 2005 berkisar antara 30 juta liter per tahun. UD.Wijaya merupakan salah satu perusahaan yang tertarik menginvestasikan modalnya dengan diversifikasi usaha dalam industri air minum dalam kemasan gelas. Selain ketertarikan terhadap maraknya industri ini, investor juga memperhatikan adanya beberapa merk baru yang masuk dan keluar dari pasaran serta beberapa perusahaan air minum yang gulung tikar. Melihat keadaan tersebut, perusahaan memerlukan analisis kelayakan terhadap rencana investasinya. Dengan adanya permasalahan tersebut di atas, maka perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui kelayakan berdirinya usaha tersebut, yang meliputi aspek pasar, aspek teknis, aspek yuridis, aspek lingkungan, dan aspek finansial terhadap produk kemasan gelas. dalam tubuh. Produk ini juga dibedakan dengan Air Minum Isi Ulang (AMIU) kemasan galon yang banyak bermunculan juga akhir-akhir ini. Sampai tahun 2005, di eks karesidenan Surakarta terdapat kurang lebih 8 perusahaan AMDK. Menurut perhitungan berdasarkan data jumlah penduduk dari BPS, kebutuhan total air minum penduduk eks karesidenan Surakarta lebih dari 2 milyar liter per tahun. Produk AMDK yang beredar di pasaran sampai tahun 2005 berkisar antara 30 juta liter per tahun. UD.Wijaya merupakan salah satu perusahaan yang tertarik menginvestasikan modalnya dengan diversifikasi usaha dalam industri air minum dalam kemasan gelas. Selain ketertarikan terhadap maraknya industri ini, investor juga memperhatikan adanya beberapa merk baru yang masuk dan keluar dari pasaran serta beberapa perusahaan air minum yang gulung tikar. Melihat keadaan tersebut, perusahaan memerlukan analisis kelayakan terhadap rencana investasinya. Dengan adanya permasalahan tersebut di atas, maka perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui kelayakan berdirinya usaha tersebut, yang meliputi aspek pasar, aspek teknis, aspek yuridis, aspek lingkungan, dan aspek finansial terhadap produk kemasan gelas.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor
    Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Industri
    Depositing User: Ferdintania Wendi
    Date Deposited: 25 Jul 2013 16:08
    Last Modified: 25 Jul 2013 16:08
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/3609

    Actions (login required)

    View Item