Pengaruh Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) terhadap Tekanan Darah Sistolik Pasien Hipertensi

Dyanneza, Frieska (2017) Pengaruh Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) terhadap Tekanan Darah Sistolik Pasien Hipertensi. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (3281Kb)

    Abstract

    Frieska Dyanneza. S021508015. 2017. Pengaruh Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) terhadap Tekanan Darah Sistolik Pasien Hipertensi. TESIS. Pembimbing I: Prof. Dr. Didik Gunawan Tamtomo, dr, PAK, MM, M.Kes. Pembimbing II : Dr. Sugiarto, dr, Sp.PD, KEMD, FINASIM. Program Studi Kesehatan Masyarakat, Program Pascasarjana, Universitas Sebelas Maret Surakarta. Latar Belakang: Pencegahan dan pengelolaan hipertensi menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia dan di dunia. Jika peningkatan tekanan darah dapat dicegah atau dikurangi, maka sebagian besar penyakit jantung, gagal ginjal, dan stroke dapat dicegah. Program pemerintah yang dijalankan oleh Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) untuk mengendalikan penyakit kronis yaitu prolanis (program pengelolaan penyakit kronis). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh program pengelolaan penyakit kronis (prolanis) terhadap tekanan darah sistolik pasien hipertensi. Subjek dan Metode: Desain penelitian observasional analitik de¬ngan pendekatan studi case control. Tempat penelitian di Klinik Pratama Griya Husada 2 Tasikmadu, Karanganyar, Jawa Tengah, pada bulan April 2017. Besar sampel 120 pasien hipertensi, yaitu 60 pasien hipertensi terkontrol dan 60 pasien hipertensi tidak terkontrol, dengan teknik fixed disease sampling. Variabel dependen adalah tekanan darah sistolik pasien hipertensi. Variabel independen adalah pemantauan status kesehatan, reminder, aktivitas klub, home visit, edukasi pola makan, dan edukasi aktivitas fisik. Data penelitian menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan analisis regresi linier ganda. Hasil: Tekanan darah sistolik pasien hipertensi dipengaruhi oleh pemantauan status kesehatan (ƅ= -6.34; 95% CI= -12.42 hingga -0.26; p= 0.041), reminder (ƅ= -6.22; 95% CI= -13.30 hingga -0.87; p= 0.085), aktivitas klub (ƅ= -3.46; 95% CI= -6.40 hingga -0.53; p= 0.021), home visit (ƅ= -22.01; 95% CI= -41.85 hingga -2.17; p= 0.030), edukasi pola makan (ƅ= -3.61; 95% CI= -6.66 hingga -0.57; p= 0.020), dan edukasi aktivitas fisik (ƅ= -0.40; 95% CI= -0.79 hingga -0.01; p= 0.001). Kesimpulan: Terdapat pengaruh program pengelolaan penyakit kronis (prolanis) terhadap tekanan darah sistolik pasien hipertensi. Pemantauan status kesehatan, reminder, aktivitas klub, home visit, edukasi pola makan, dan edukasi aktivitas fisik dapat menurunkan tekanan darah sistolik pasien hipertensi. Kata Kunci: hipertensi, program pengelolaan penyakit kronis.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: R Medicine > RB Pathology
    Divisions: Fakultas Kedokteran > Spesialis Pulmonologi dan Ked. Respirasi
    Depositing User: Indrawan indra
    Date Deposited: 21 Nov 2017 11:06
    Last Modified: 21 Nov 2017 11:06
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/36081

    Actions (login required)

    View Item