STUDI KINERJA DAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN BATIK SOLO TRANS KORIDOR II KOTA SURAKARTA DENGAN METODE KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM

A, Marcellino Rico (2017) STUDI KINERJA DAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN BATIK SOLO TRANS KORIDOR II KOTA SURAKARTA DENGAN METODE KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (204Kb)

    Abstract

    Surakarta adalah kota dengan penduduk berjumlah 512.226 orang pada tahun 2015 berdasarkan data BPS. Jumlah penduduk terus meningkat tiap tahun. Kondisi ini menyebabkan peningkatan perpindahan dari satu tempat ketempat yang lain, sehingga keberadaan angkutan kota dapat membantu kelancarannya. Angkutan kota sebagai bagian dari transportasi umum ikut memegang peran penting dalam mendukung perpindahan penduduk di Kota Surakarta. Pada studi ini dilakukan analisis terhadap kinerja angkutan kota pada Bus Batik Solo Trans Koridor II di Surakarta. Tujuannya adalah pihak atau instansi terkait yang berkepentingan dapat mengevaluasi pengaturan pelayanan angkutan kota dan melihat peluang untuk menerapkan sistem trayek angkutan kota/perkotaan. Pengukuran kinerja dilakukan dengan menggunakan indikator load factor, kecepatan operasional, kecepatan perjalanan, headway dan waktu tunggu. Selain itu juga dilakukan analisis perhitungan Biaya Operasional Kendaraan (BOK) pada operasionalnya berdasarkan Pedoman Kementrian Pekerjaan Umum Pd T-15-2005-B berikut dengan analisa penentuan tarif. Metode yang digunakan adalah survei lapangan untuk mendapatkan data primer, kemudian diolah untuk dibandingkan dengan standar pelayanan sesuai Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Nomor SK.687/AJ.206/DRJD/2002. Dari hasil perhitungan kinerja diperoleh nilai load factor menghasilkan nilai sebesar 46,60% dengan standar 70% yanng berarti belum memenuhi standar. Indikator kecepatan berada di atas standar yang ditetapkan dengan hasil 30,20 km/jam untuk kecepatan perjalanan rata-rata antar halte dan 20,12 km/jam untuk kecepatan perjalanan. Standar kecepatan yaitu 10-12 km/jam. Pada indikator headway, hasil di lapangan menunjukkan headway 12 menit atau di bawah standar ideal 5-10 menit. Waktu tunggu dilapangan menghasilkan nilai sebesar 6 menit dengan standar waktu 5-10 menit. Penumpang Bus Batik Solo Trans Koridor II dengan persentase terbesar adalah berjenis kelamin laki-laki (58%), berumur 20-24 tahun (16%) dan bekerja swasta (22%). Analisis Biaya Operasional Kendaraan (BOK) dengan metode Kementrian Pekerjaan Umum dan dengan load factor 70% sesuai ketetapan SK.687/AJ.206/DRDJ/2002 menghasilkan besaran tarif Rp2.192,12 ,- per pnp-km sehingga belum perlu untuk disubsidi. Kata kunci: kinerja angkutan umum, BOK, Kementerian Pekerjaan Umum

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
    Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Sipil
    Depositing User: Zahrotun Hanifah
    Date Deposited: 15 Nov 2017 16:19
    Last Modified: 15 Nov 2017 16:19
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/36038

    Actions (login required)

    View Item