Penanganan Muatan Full Container Load (FCL) Komoditas Fermentasi Kasuzuke White Melon Dengan Open One Door Container (Studi Kasus PT Sun Lloyd)

V, STEVAN ALYOULA (2017) Penanganan Muatan Full Container Load (FCL) Komoditas Fermentasi Kasuzuke White Melon Dengan Open One Door Container (Studi Kasus PT Sun Lloyd). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (768Kb)

    Abstract

    Penelitian ini dilatar belakangi oleh penemuan studi lapangan bahwa penanganan kasuzuke white melon yang tergolong perishable goods dengan open one door container merupakan cara yang tidak biasa dan sangat berisiko terjadi masalah ekspor. Peran freight forwarding sangat dibutuhkan untuk membantu pelaksanaan ekspor agar tidak terjadi masalah dalam proses jalannya ekspor. Tujuan penelitian ini mengidentifikasi risiko-risiko yang terjadi pada penanganan fermentasi kasuzuke white melon dengan open one door container dan mitigasi risiko untuk mengatasi risiko tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Data yang digunakan ada dua yaitu data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dengan cara observasi langsung proses open one door container dan alur ekspor kasuzuke white melon. Wawancara langsung dengan direktur utama dan bagian ekspor. Data sekunder yang diperoleh dari buku cetak, website resmi BPS dan jurnal ilmiah. Tahapan teknik analisis data dalam penelitian ini adalah pengumpulan data primer dan data sekunder. Data yang terkumpul kemudian akan dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif untuk selanjutnya di deskripsikan ke dalam bentuk naratif. Hasil dari penelitian meliputi risiko yang muncul dalam penanganan kasuzuke white melon dengan open one door container yaitu risiko pembayaran dan risiko pengiriman. Mitigasi risiko yang dilakukan meliputi identifikasi risiko, penyusunan manajemen risiko dan komunikasi risiko. Hasil dari mitigasi risiko akan muncul setelah semua mitigasi risiko dilakukan. Saran untuk PT Sun Lloyd yaitu perlu ditambahkan kesepakatan di kontrak perjanjian antara PT Sun Lloyd dan eksportir. PT Sun Lloyd juga harus meminta eksportir untuk membuat sales contract dengan importir yang menguntungkan kedua pihak. PT Sun Lloyd bisa meminta kepada eksportir agar PT Sun Lloyd bisa membuat keputusan sendiri yang lebih cepat lebih baik namun tetap berkoordinasi dengan eksportir.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
    Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis > D3 - Manajemen Perdagangan
    Depositing User: Cantya Dyana Larasati
    Date Deposited: 09 Nov 2017 22:52
    Last Modified: 09 Nov 2017 22:52
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/36006

    Actions (login required)

    View Item