Implementasi Kebijakan Pencegahan Dan Penanggulangan Human Immunodeficiency Virus Dan Aquired Immune Deficiency Syndrome (HIV/AIDS) di Kota Surakarta

SITI, WAHYUNINGSIH (2017) Implementasi Kebijakan Pencegahan Dan Penanggulangan Human Immunodeficiency Virus Dan Aquired Immune Deficiency Syndrome (HIV/AIDS) di Kota Surakarta. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Updated Version
Download (1158Kb)

    Abstract

    ABSTRAK Siti Wahyuningsih, S301502008, Implementasi Kebijakan Pencegahan Dan Penanggulangan Human Immunodeficiency Virus Dan Aquired Immune Deficiency Syndrome (HIV/AIDS) di Kota Surakarta. Tesis : Program Pascasarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Implementasi Kebijakan Pencegahan Dan Penanggulangan Human Immunodefisiency Virus Dan Aquired Immune Deficiency Syndrome (HIV/AIDS) di Kota Surakarta. Jenis penelitian dalam penulisan ini adalah non-doktrinal/empiris. Jenis data primair . Analisis datanya menggunakan analisis kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian sehubungan dengan masalah yang dikaji, dapat disimpulkan sebagai berikut : Faktor-faktor yang menjadi penyebab belum maksimalnya kebijakan penanggulangan HIV dan AIDS di Kota Surakarta adalah (1) disebabkan masalah HIV dan AIDS belum dianggap masalah prioritas baik oleh sektor kesehatan maupun sektor pembangunan yang terkait ; (2) dukungan politik yang belum memadai terhadap program ; (3) belum terkoordinasinya Komisi Penanggulangan HIV/AIDS (KPA) dan SKPD Kota Surakarta baik berupa arahan pengembangan, perencanaan dan pelaksanaan kebijakan dan program meskipun berbagai Surat Keputusan mengenai upaya penanggulangan bahkan pembiayaan telah dikeluarkan ; dan (4) masih belum maksimalnya penyebaran dan akses informasi layanan kesehatan dan ketersediaan adanya layanan VCT, ARV bagi penderita dan orang beresiko tinggi terinfeksi HIV dan AIDS. Kebijakan yang harus dilakukan agar penanggulangan HIV dan AIDS di Kota Surakarta adalah 1) lebih memperkuat landasan operasional terutama petunjuk teknis dan petunjuk pelaksanaan yang mengatur mulai dari perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, monitoring, sanksi. (2) meningkatkan fungsi dan tugas KPA baik secara kualitas, manegement serta kelembagaan KPA. (3) meningkatkan keterlibatan Populasi Kunci Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) peduli HIV/AIDS dan kelompok resiko tinggi dalam perencanaan program dan menjalankan program serta evaluasi program sebagai Petugas Lapangan (PL), Konselor, Manager Kasus. Pembentukan budaya/kultur dilakukan dengan cara mempengaruhi sikap dan perilaku secara terus menerus/rutin agar dapat memahami, menyikapi proses penanggulangan dan empati, sehingga dapat memperkecil diskriminasi terhadap ODHA. Kata Kunci : Implementasi 13 Kebijakan 13 HIV/AIDS 13 Surakarta

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: K Law > K Law (General)
    Divisions: Pascasarjana > Magister > Ilmu Hukum - S2
    Depositing User: Cantya Dyana Larasati
    Date Deposited: 09 Nov 2017 22:49
    Last Modified: 09 Nov 2017 22:49
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/36005

    Actions (login required)

    View Item