Uji Toksisitas Logam Berat Cr6+ Terhadap Histopatologis Hati dan Insang Ikan Nila (Oreohromis niloticus)

Badriyah, Siti (2017) Uji Toksisitas Logam Berat Cr6+ Terhadap Histopatologis Hati dan Insang Ikan Nila (Oreohromis niloticus). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (90Kb)

    Abstract

    UJI TOKSISITAS LOGAM BERAT Cr6+ (KROMIUM HEKSAVALEN) TERHADAP HISTOPATOLOGIS HATI DAN INSANG IKAN NILA (Oreochromis niloticus) SitiBadriyah, Agung Budiharjo, Tetri Widiyani Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Sebelas Maret Jl. Ir Sutarmi No. 36A, Kentingan, Jebres, Surakarta ABSTRAK Limbah industri tekstil mengandung bahan-bahan kimia yang berasal dari pengelantangan dan pewarnaan. Logam berat kromium berasal dari proses tersebut, dikenal bersiat toksik terhadap makhluk hidup. Kromium heksavalen dalam jumlah yang relatif sedikit dapat menyebabkan kerusakan pada beberapa organ, seperti paru-paru, hati, dan ginjal. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui toksisitas logam berat kromium terhadap histopatologis hati, dan insang ikan nila (Oreochromis niloticus). Ikan nila degan jumlah 40 ekor ditempatkan pada 4 buah akuarium yang telah diisi air sebanyak 36 liter. Ikan diberi perlakuan dengan kromium heksavalen yang berasal dari senyawa K2Cr2O7 pada 4 macam konsentrasi, yaitu: 0; 57,69; 59,94; dan 83,20 ppm. Pemaparan dengan kromium heksavalen dilakukan selama 96 jam. Setelah diberi perlakuan, hati dan insang diambil untuk pembuatan preparat histologis. Kerusakan pada hati dan insang ikan nila ditentukan berdasarkan standar dari peneltian yang telah dilakukan sebelumnya. Data dianalisis secara deskriptif. Penelitian menunjukkan bahwa logam berat kromium menyebabkan beberapa kerusakan pada hati, dan insang ikan nila. Pada konsentrasi 0 ppm tidak menunjukkan adanya kerusakan. Pada konsentrasi 57,69 ppm menyebabkan kerusakan berupa edema, hiperplasia, melano macrophages center, dan fibrosis. Pada konsentrasi 59,94 ppm menyebabkan kerusakan berupa edema, hiperplasia, melano macrophages center, dan degerasi hidropsis. Pada konsentrasi 83,20 ppm menyebabkan kerusakan berupa edema, hiperplasia, fusi lamella, melano macrophages center, kongesti, fibrosis, dan degenerasi lemak. Katakunci: kromium heksavalen, hati, insang, histopatologis, Oreochromis niloticus

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
    Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Biologi
    Depositing User: Cantya Dyana Larasati
    Date Deposited: 09 Nov 2017 22:22
    Last Modified: 09 Nov 2017 22:22
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/36003

    Actions (login required)

    View Item