PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CONNECTING, ORGANIZING, REFLECTING, EXTENDING (CORE) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENERAPAN KONSEP GAYA (Penelitian Tindakan Kelas pada Siswa Kelas V Sekolah Dasar Tahun Ajaran 2016/2017)

wahyujati, resti (2017) PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CONNECTING, ORGANIZING, REFLECTING, EXTENDING (CORE) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENERAPAN KONSEP GAYA (Penelitian Tindakan Kelas pada Siswa Kelas V Sekolah Dasar Tahun Ajaran 2016/2017). Other thesis, universitas sebelas maret.

[img] PDF - Published Version
Download (176Kb)

    Abstract

    ABSTRACT Resti Wahyujati, APPLICATION OF CONNECTING, ORGANIZING, REFLECTING, EXTENDING (CORE) LEARNING MODEL TO IMPROVE THE APPLICATION CAPABILITY OF FORCE CONCEPT (Classroom Action Research for Fifth Grade in Elemtary School in The Academic Year of 2016/2017). Minithesis, Teacher Training and Education Faculty, Sebelas Maret University, June 2017. The purpose of this research is to improve the appliying of application of force concept by application of Connecting, Organizing, Reflecting, Extending (CORE) learning model for fifth grade students of elementary school in the academic year of 2016/2017. This research was a Classroom Action Research which conducted two cycles. Each cycles consisted of three meeting which four stages, namely planning, perfoming, observating and reflecting. Subject this research were 26 fifth grade students of elementary school. The source of data was taken from the teacher and students. The data collection techniques used were interviews, observation, test, and documentation. The validity of data use content validity. The analysis if the data used was descriptive comparative data analysis and interactive analysis model that consist of three components, such us data reduction, data display and conclution. The result obtained from the classroom action research indicated that the average score of the application capability force concept class test at pre-action is 66,11 with the class achievement percentage of 23,08%. In the first cycle, the average class score increased to 77,27 with a percentage of 61, 54%. In the second cycle, the average class score increased 83,61 with the achievement percentage 84,62 % Based on this rsearch, it can be concluded that Connecting, Organizing, Reflecting, Extending (CORE) learning model can improve the application of force concept score of fifth grade students of elementary school in the academic year of 2016/2017. Key words : CORE, application of force concept ABSTRAK Resti Wahyujati, PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CONNECTING, ORGANIZING, REFLECTING, EXTENDING (CORE) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENERAPAN KONSEP GAYA (Penelitian Tindakan Kelas pada Siswa Kelas V Sekolah Dasar Tahun Ajaran 2016/2017). Skripsi, Surakarta : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret. Juni 2016. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan penerapan konsep gaya dengan menggunakan model pembelajaran model pembelajaran Connecting, Organizing, Reflecting, Extending (CORE) pada siswa kelas V SD tahun ajaran 206/2017. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tiga pertemuan dengan tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas V yang berjumlah 26 siswa. Sumber data berasal dari guru dan siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, tes dan dokumentasi. Validitas data yang digunakan adalah menggunakan validitas isi. Analisis data yang digunakan adalah analisis data desktiptif komparatif dan model analisis interaktif yang mempunyai tiga buah komponen yaitu reduksi data, sajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian tindakan kelas ini menunjukkan bahwa nilai rata-rata kelas tes kemampuan penerapan konsep gaya pada pratindakan sebesar 66,11 dengan presentase ketercapaian kelas sebesar 23,08% . Pada siklus I nilai rata-rata kelas meningkat menjadi 77,27 dengan presentase 61,54%. Pada siklus II, nilai rata-rata kelas meningkat lagi menjadi 83,61 dengan presentase ketercapaian sebesar 84,62% . Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa melalui model pembelajaran Connecting, Oragnizing, Reflecting, Extending (CORE) dapat meningkatkan nilai kemampuan penerapan konsep gaya pada siswa kelas V Sekolah dasar tahun ajaran 2016/2017. Kata kunci : CORE, penerapan konsep gaya.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: L Education > LB Theory and practice of education > LB1501 Primary Education
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Guru Sekolah Dasar
    Depositing User: Taufik A
    Date Deposited: 07 Nov 2017 21:59
    Last Modified: 07 Nov 2017 21:59
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/35961

    Actions (login required)

    View Item