Deodorant Spray Daun Beluntas ( Pluchea indica (L) Less) "DeoFresh"

FATURRENI, HANIDA ILA AYU (2017) Deodorant Spray Daun Beluntas ( Pluchea indica (L) Less) "DeoFresh". Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (611Kb)
    [img] PDF - Published Version
    Download (153Kb)

      Abstract

      DEODORAN SPRAY DAUN BELUNTAS (Pluchea indica (L) Less) “DeoFresh”. Tugas Akhir Hanida Ila Ayu Fattureni (H3514021). Pembimbing : Nuning Setyowati. Progam Studi: DIII Agribisnis Minat Agrofarmaka, Fakultas Pertanian, Universitas Sebelas Maret Surakarta. Daun beluntas (Pluchea indica (L) Less) digunakan dalam kosmetik deodoran karena dapat mengurangi bau badan. Daun beluntas (Pluchea indica L.) memiliki sifat antibakteri dan khasiat daun beluntas ini diduga diperoleh dari kandungan senyawa yang berada di dalamnya yaitu alkaloid, flavonoid, tanin, saponin dan asam klorogenat. DeoFresh merupakan deodoran spray inovasi baru yang terbuat dari daun beluntas, baking soda, nipagin, dan essensial lemon yang sangat bermanfaat untuk mengurangi bau badan yang kurang enak terutama bagian ketiak. Daun beluntas (Pluchea indica (L) Less) memiliki sifat antibakteri. Khasiat daun beluntas ini diperoleh dari kandungan senyawa yang berada di dalamnya yaitu alkaloid, flavonoid, tanin, saponin dan asam klorogenat. Proses produksi DeoFresh ini terdiri dari menyiapkan bahan baku, pencucian dan perajangan daun beluntas, penyulingan daun beluntas dan pengemasan serta pelabelan pada kemasan. DeoFresh diproduksi sebanyak 30 buah dalam satu kali proses produksi dan dikemas dalam wadah kemasan spray ukuran 100 ml. DeoFresh dipasarkan dengan harga jual Rp. 15.000, 00 per kemasan dengan keuntungan Rp. 3.386,01 per buah. Pemasaran dilakukan secara langsung yaitu tatap muka dengan calon konsumen dan tidak langsung yaitu via Whatsapp, Instagram serta BBM. DeoFresh lebih banyak diminati oleh perempuan dari pada laki-laki. Jenis pemesanan yang digunakan oleh konsumen lebih banyak melalui media sosial secara tidak langsung dari pada pemesanan secara langsung yaitu terdiri dari 8 orang secara langsung dan 22 orang secara tidak langsung. Hal tersebut dikarenakan pemesanan secara tidak langsung lebih mudah dan kebanyakan konsumen telah memiliki media sosial yang dapat digunakan untuk pemesanan produk secara tidak langsung. Analisis usaha yang dilakukan menunjukkan bahwa usaha produksi DeoFresh ini layak dijalankan sesuai dengan hasil perhitungan R/C Ratio yaitu 1,328 > 1. Hal ini berarti bahwa setiap satu rupiah yang dikeluarkan akan menghasilkan peneriman 1,328 rupiah. Semakin besar angka dibelakang koma maka usaha yang dijalankan semakin baik. Nilai B/C merupakan salah satu metode kelayakan investasi.B/C Ratio yang didapat sebesar 0,328>0. Hal ini berarti bahwa setiap satu rupiah yang dikeluarkan akan menghasilkan keuntungan sebesar 0,328. Maka usaha DeoFresh ini layak atau menguntungkan apabila dijalankan karena lebih dari nol. Semakin besar angka dibelakang koma maka usaha yang dijalankan semakin baik.

      Item Type: Thesis (Other)
      Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
      Divisions: Fakultas Pertanian
      Fakultas Pertanian > D3 - Agribisnis
      Depositing User: rifqi imaduddin
      Date Deposited: 07 Nov 2017 11:27
      Last Modified: 07 Nov 2017 11:27
      URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/35950

      Actions (login required)

      View Item