Hubungan antara Dukungan Sosial dan Optimisme dengan Subjective Well-Being pada Remaja Tuna Daksa di BBRSBD Prof. Dr. Soeharso Surakarta

larasati, ines (2017) Hubungan antara Dukungan Sosial dan Optimisme dengan Subjective Well-Being pada Remaja Tuna Daksa di BBRSBD Prof. Dr. Soeharso Surakarta. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (3047Kb)

    Abstract

    HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL DAN OPTIMISME DENGAN SUBJECTIVE WELL-BEING PADA REMAJA TUNA DAKSA DI BBRSBD PROF. DR. SOEHARSO SURAKARTA Ines Larasati Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta ABSTRAK Subjective well-being merupakan sesuatu yang sangat penting dimiliki remaja karena hal itu akan sangat berpengaruh bagi perkembangan kehidupannya di masa datang. Remaja dengan subjective well-being yang tinggi cenderung memiliki daya juang tinggi serta tidak mudah menyerah dalam menghadapi tantangan. Keterbatasan fisik yang dialami oleh remaja penyandang tuna daksa dapat menghambat tercapainya subjective well-being pada diri remaja tersebut, terlebih bagi remaja yang menderita tuna daksa tidak sejak lahir. Dibandingkan dengan kecacatan yang diakibatkan karena kelahiran atau keturunan, kecacatan yang disebabkan oleh kecelakaan ataupun penyakit akan lebih membutuhkan penyesuaian diri terhadap lingkungan sekitar yang lebih baik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: hubungan antara dukungan sosial dan optimisme dengan subjective well-being pada remaja tuna daksa di BBRSBD Prof. Dr. Soeharso Surakarta. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa BBRSBD Prof. Dr. Soeharso Surakarta sejumlah 155 siswa. Sampel dalam penelitian ini sejumlah 43 siswa. Sampling yang digunakan untuk menentukan sampel adalah purposive sampling dengan kriteria remaja tuna daksa yang mengalami tuna daksa akibat kecelakaan dan pada rentang usia 11 sampai 24 tahun. Alat pengumpul data yang digunakan adalah skala dukungan sosial, skala optimisme, dan skala subjective well-being. Analisis data menggunakan teknik analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan sosial dan optimisme dengan subjective well-being pada remaja tuna daksa di BBRSBD Prof. Dr. Soeharso Surakarta (Fhitung = 24,734; p = 0,000 < 0,05). Secara parsial, terdapat hubungan antara dukungan sosial dengan subjective well-being remaja tuna daksa (r_x1y = 0,466; p = 0,002 < 0,005) dan terdapat hubungan antara optimisme dengan subjective well-being remaja tuna daksa (r_x2y = 0,430; p = 0,005 < 0,005). R2 = 0,553, artinya dukungan sosial dan optimisme secara bersamaan memberikan sumbangan efektif sebesar 55,3% terhadap subjective well-being remaja. Kata Kunci : dukungan sosial, optimisme, subjective well-being, remaja tuna daksa

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
    Divisions: Fakultas Kedokteran > Psikologi
    Depositing User: Taufik A
    Date Deposited: 04 Nov 2017 10:35
    Last Modified: 04 Nov 2017 10:35
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/35924

    Actions (login required)

    View Item