KESIAPAN KOTA SURAKARTA DALAM MEWUJUDKAN PARIWISATA CERDAS (SMART TOURISM)

farania, azrina (2017) KESIAPAN KOTA SURAKARTA DALAM MEWUJUDKAN PARIWISATA CERDAS (SMART TOURISM). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (893Kb)

    Abstract

    Perkembangan kota, merespon adanya berbagai permasalahan yang terjadi. Kompleksitas permasalahan kota menuntut kota dan masyarakat untuk menyelesaikan masalah tersebut secara inovatif, efektif, efisien dan mengoptimalkan sumberdaya yang ada. Kota-kota dengan inovasi dan perkembangan teknologi dalam kehidupan kotanya ini sering disebut sebagai Kota Cerdas (Smart City). Meningkatnya inovasi dalam pembangunan kota tersebut juga diperlukan dalam aspek pariwisata. Kota Surakarta yang mendapat penghargaan menjadi salah satu kota cerdas di Indonesia telah menerapkan konsep pariwisata cerdas, meskipun belum sempurna. Hal ini terlihat belum menyeluruhnya ketersediaan dan pemanfaatan TIK dan IoT dalam menunjang integrasi pelaku wisata, atraksi, transportasi dan fasilitas penunjang wisata. Kualitas pelayanannya juga belum memadai, partisipasi masyarakatnya kurang serta rencana pengembangan yang belum komprehensif. Berdasarkan masalah tersebut maka tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kesiapan Kota Surakarta dalam mewujudkan pariwisata cerdas tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Sementara jenis penelitian ini adalah penelitian deduktif. Metode analisis yang digunakan adalah analisis skoring komponen pariwisata cerdas dan Analythical Hierarchy Process (AHP) untuk menentukan bobot aspek kesiapan. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa Kota Surakarta termasuk agak siap dalam menerapkan konsep pariwisata cerdas. Hal tersebut karena semua komponen pariwisata cerdas masih menunjukkan agak siap. Komponen pelaku wisata yang kurang siap menjadikan pelayanan atraksi wisata yang ditunjang transportasi dan fasilitas penunjang wisata tidak mampu berjalan dengan baik. Ketidaksiapan atraksi wisata juga menjadikan kurangnya daya tarik wisatawan pada atraksi wisata serta mengakibatkan layanan transportasi dan fasilitas penunjang wisata tidak termanfaatkan dengan baik. Komponen fasilitas penunjang wisata yang masih agak siap juga berkontibrusi dalam kurang optimalnya pelayanan dalam memenuhi berbagai kebutuhan pelayanan untuk pelaku wisata. Komponen transportasi juga menunjukkan kategori agak siap yang menyebabkan aksesibilitas menuju atraksi wisata menjadi tidak memadai.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
    Divisions: Fakultas Teknik > Perencanaan Wilayah dan Tata Kota
    Depositing User: Taufik A
    Date Deposited: 04 Nov 2017 07:16
    Last Modified: 04 Nov 2017 07:16
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/35896

    Actions (login required)

    View Item