Deteksi Spesies Pada Produk Olahan Bakso Dengan Multiplex-PCR

Suwarto, Imam Tubagus (2017) Deteksi Spesies Pada Produk Olahan Bakso Dengan Multiplex-PCR. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (352Kb)

    Abstract

    Pemenuhan protein hewani sangat dibutuhkan bagi tubuh manusia. Kebutuhan protein asal hewan dapat dipenuhi dari daging dan produk olahan daging. Salah satu produk olahan daging yang populer di masyarakat adalah bakso. Bakso umumnya dibuat dengan menggunakan daging sapi, akan tetapi masih ditemukan spesies daging lain dalam produk olahan bakso sapi. Spesies daging yang diduga dicampurkan ke dalam bakso seperti daging kambing, ayam atau babi karena daging tersebut relatif mudah di dapatkan di pasar. Hal ini sangat membahayakan bagi konsumen terutama dari segi keamanan pangan. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeteksi spesies pada produk olahan bakso dengan mutiplex-PCR menggunakan gen sitokrom b. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni sampai Desember 2016 di Laboratorium Industri Pengolahan Hasil Ternak, Laboratorium Pusat Terpadu dan Sub Laboratorium Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Sebelas Maret, Surakarta. Penelitian ini menggunakan 8 sampel bakso yang telah dirancang sesuai dengan komposisinya. Ekstraksi DNA dilakukan sesuai dengan protokol dari Quick-DNATM Universal Kit (Zymo Research) untuk jaringan hewan. Polymerase chain reaction (PCR) dilakukan menggunakan protokol dari 2X KAPA2G Fast Multiplex Mix PCR Kit (Kapa Biosystems, Inc., USA). Hasil produk ekstraksi DNA ditunjukan dengan adanya pita DNA smear pada visualisasi elektroforesis 1% agarose gel dengan gel documentation. Hasil produk PCR ditunjukan dengan adanya pita DNA yang terdeteksi pada 2% agarose gel dengan spesies kambing, ayam, sapi dan babi pada produk olahan bakso ditunjukan dengan munculnya 157, 227, 274 dan 398 bp. Kesimpulan dari penelitian ini adalah multiplex-PCR dengan gen sitokrom b sebagai marker genetik dapat mendeteksi spesies kambing, ayam, sapi atau babi disemua level pencampuran pada produk olahan bakso. Metode multiplex-PCR efektif digunakan dalam mendeteksi spesies pada produk olahan bakso untuk melindungi konsumen dari campuran daging yang tidak diinginkan.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
    Divisions: Fakultas Pertanian > Peternakan
    Depositing User: Arief Atmojo
    Date Deposited: 31 Oct 2017 10:05
    Last Modified: 31 Oct 2017 10:05
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/35830

    Actions (login required)

    View Item