UJI POTENSI EKSTRAK DAUN SUREN (Toona sureni Blume) SEBAGAI INSEKTISIDA ULAT GRAYAK (Spodoptera litura F.) PADA TANAMAN KEDELAI (Glycine max L.)

NOVIANA, ESTRI (2011) UJI POTENSI EKSTRAK DAUN SUREN (Toona sureni Blume) SEBAGAI INSEKTISIDA ULAT GRAYAK (Spodoptera litura F.) PADA TANAMAN KEDELAI (Glycine max L.). Other thesis, UNIVERSITAS SEBELAS MARET.

[img] PDF - Published Version
Download (655Kb)

    Abstract

    Ulat grayak (Spodoptera litura F.) merupakan hama penting pada sebagian besar tanaman pangan (polifag). Pengendalian S. litura pada umumnya masih menggunakan insektisida kimia yang berdampak negatif bagi lingkungan dan ekosistem. Salah satu cara pengendalian ramah lingkungan dengan insektisida nabati. Suren mempunyai peluang digunakan sebagai insektisida nabati karena keberadaannya melimpah. Suren berperan sebagai pengusir serangga (repellen). Suren memiliki kandungan bahan surenon, surenin, dan surenolakton yang berperan sebagai repellent, penghambat pertumbuhan, insektisida, dan anti-feedant. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak daun suren terhadap S. litura dan tanaman kedelai. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari-Mei 2011 di laboratorium Hama dan Penyakit Tanaman dan Rumah Kaca Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret Surakarta. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 5 perlakuan yang diulang 3 kali. Data dianalisis dengan uji F 5% dan uji Duncan. Daun suren diekstrak dengan air kemudian dibuat konsentrasi 50%; 25%; 12,5%; 6,25%; 0%. Uji laboratorium menggunakan metode celup daun. Perlakuan pada 24 jam pertama, selanjutnya menggunakan pakan tanpa perlakuan dan diamati sampai individu generasi berikutnya. Pada uji lapang, larva diinvestasi pada tanaman satu hari sebelum perlakuan untuk adaptasi. Pengamatan dilakukan sampai tujuh hari setelah aplikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi ekstrak daun suren sampai konsentrasi 50% belum mampu menyebabkan kematian larva S. litura. Ekstrak daun suren bersifat toksik terhadap S. litura, ditunjukkan dengan penekanan aktivitas makan S. litura sehingga kerusakan yang ditimbulkan semakin rendah serta mengurangi tingkat fertilitas dan fekunditas sehingga dapat mengurangi populasi S. litura generasi selanjutnya. Aplikasi ekstrak daun suren pada tanaman kedelai dengan metode semprot menunjukkan hasil bahwa ekstrak konsentrasi rendah (6,25%) lebih efektif menekan kerusakan sampai 51%. Tekstur ekstrak konsentrasi tinggi sangat pekat sehingga tidak mampu menyebar ke bagian tanaman dan membentuk gumpalan yang jatuh ke tanah karena daun tidak mampu menumpu gumpalan cairan ekstrak tersebut. Aplikasi ekstrak daun suren menyebabkan gejala fitotoksik pada tanaman kedelai dengan semakin tingginya konsentrasi.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
    S Agriculture > SB Plant culture
    Divisions: Fakultas Pertanian
    Fakultas Pertanian > Agribisnis
    Depositing User: Noreka Destiana
    Date Deposited: 14 Jul 2013 05:15
    Last Modified: 14 Jul 2013 05:15
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/3581

    Actions (login required)

    View Item