Pencarian Informasi Kesehatan oleh Masyarakat Pedesaan dan Perkotaan (Studi Perbandingan Masyarakat Desa Bandungrejo, Kabupaten Magelang, dengan Masyarakat Kelurahan Cacaban, Kota Magelang, Provinsi Jawa Tengah)

Arstipendy, Lutfhans (2017) Pencarian Informasi Kesehatan oleh Masyarakat Pedesaan dan Perkotaan (Studi Perbandingan Masyarakat Desa Bandungrejo, Kabupaten Magelang, dengan Masyarakat Kelurahan Cacaban, Kota Magelang, Provinsi Jawa Tengah). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (298Kb)

    Abstract

    Kesehatan merupakan salah satu hak dasar setiap umat manusia yang telah diatur dalam UUD 1945. Kebutuhan untuk sehat diawali dengan kebutuhan untuk mendapatkan informasi terkait kesehatan itu sendiri. Masyarakat di wilayah pedesaan tentunya akan memiliki perilaku yang berbeda dengan masyarakat di wilayah perkotaan dalam pencarian informasi yang berkenaan dengan masalah kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu perbandingan pencarian informasi kesehatan yang dilakukan oleh masyarakat pedesaan di wilayah Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang dengan masyarakat perkotaan di wilayah Kelurahan Cacaban, Kecamatan Magelang Tengah, Kota Magelang. Peneliti menggunakan pedoman teori perilaku pencarian informasi yang dikemukakan oleh Wilson, dimana ia mengungkapkan bahwa perilaku pencarian informasi adalah sebuah tindakan pencarian informasi yang dilakukan dengan sengaja sebagai akibat dari adanya kebutuhan untuk memenuhi tujuan tertentu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui focus group discussion (FGD) di kedua wilayah. Peserta FGD merupakan perwakilan dari kelompok aktif kader PKK di masing-masing wilayah. Berdasarkan rekomendasi dari puskesmas setempat, kader aktif PKK memiliki pengetahuan yang lebih mendalam terhadap penyebarluasan informasi berkenaan dengan masalah kesehatan di wilayahnya karena sering berinteraksi dengan warga terkait permasalahan kesehatan dan lingkungan. Di Desa Bandungrejo, peserta FGD berjumlah 10 orang, sedangkan di Kelurahan Cacaban sejumlah 13 orang. Dari hasil penelitian, peneliti mendapati adanya persamaan maupun perbedaan pada perilaku masyarakat di Desa Bandungrejo dan Kelurahan Cacaban dalam pencarian informasi kesehatan. Masyarakat di kedua lokasi sama-sama berperilaku active search dalam melakukan pencarian informasi kesehatan. Terkait perbedaan, salah satu yang signifikan adalah bahwa masyarakat perkotaan di Kelurahan Cacaban cenderung lebih bervariasi dalam penggunaan sumber informasi (media) dalam aktifitas pencariannya. Mereka telah banyak memanfaatkan teknologi informasi sebagai media pencarian informasi. Namun demikian, tidak ditemukan kendala atau hambatan yang berarti dalam melakukan pencarian informasi kesehatan di masing-masing wilayah. Kata kunci : informasi kesehatan, perilaku pencarian informasi

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HE Transportation and Communications
    Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Politik > Ilmu Komunikasi
    Depositing User: Zahrotun Hanifah
    Date Deposited: 27 Oct 2017 21:27
    Last Modified: 27 Oct 2017 21:27
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/35749

    Actions (login required)

    View Item