Upaya Pembuktian Penuntut Umum dan Terdakwa serta Pertimbangan Hakim dalam Memutus Perkara Tindak Pidana Pencucian Uang (Studi Putusan Nomor 1492/Pid.Sus/2015/PN.Jkt.Utr))

Mira, Callista (2017) Upaya Pembuktian Penuntut Umum dan Terdakwa serta Pertimbangan Hakim dalam Memutus Perkara Tindak Pidana Pencucian Uang (Studi Putusan Nomor 1492/Pid.Sus/2015/PN.Jkt.Utr)). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (1000Kb)

    Abstract

    Penelitian hukum ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian upaya pembuktian Penuntut Umum dan Terdakwa berdasarkan alat bukti dalam KUHAP dan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang serta pertimbangan hukum Majelis Hakim dalam memutus perkara tindak pidana pencucian uang. Metode yang digunakan dalam penelitian hukum normatif yang bersifat preskriptif dan terapan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kasus yang dilakukan untuk memecahkan isu hukum yang dihadapi dengan tujuan untuk mengetahui ratio decidendi. Pengumpulan bahan hukum dengan studi pustaka. Penelitian ini bersumber pada bahan hukum primer yang berupa perundang-undangan dan putusan pengadilan serta bahan hukum sekunder yang berupa buku, jurnal ataupun artikel. Teknik analisis bahan hukum menggunakan metode deduktif silogisme, menggunakan premis mayor dan premis minor yang kemudian dari kedua premis tersebut kemudian diambil konklusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pembalikan beban pembuktian dalam perkara tindak pidana pencucian uang bersifat tidak murni dan terbatas, maka Penuntut Umum juga tetap diberikan beban untuk membuktikan unsur kesalahan Terdakwa dan jika Terdakwa tidak dapat membuktikan bahwa harta kekayaannya bukan merupakan hasil tindak pidana maka hal tersebut dapat memperkuat dakwaan Penuntut Umum. Upaya pembuktian Penuntut Umum dalam perkara ini adalah dengan mengajukan alat bukti keterangan saksi, keterangan ahli, dan barang-barang bukti untuk mempertebal keyakinan Hakim atas kesalahan Terdakwa sedangkan Terdakwa tidak mengajukan upaya pembuktian. Upaya pembuktian Penuntut Umum telah sesuai dengan alat bukti dalam Pasal 184 KUHAP dan Pasal 73 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang. Pertimbangan hukum Hakim dalam menjatuhkan putusan telah sesuai dengan ketentuan Pasal 183 jo Pasal 193 ayat (1) KUHAP Hakim telah memperoleh lebih dari dua alat bukti yang sah meyakinkan Hakim bahwa Terdakwa terbukti bersalah dan dijatuhkan pidana kumulatif berupa pidana penjara dan denda. Kata Kunci: Tindak Pidana Pencucian Uang, Pembuktian, Pembalikan Beban Pembuktian, Pertimbangan Hakim

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: K Law > K Law (General)
    Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
    Depositing User: Reni reni
    Date Deposited: 27 Oct 2017 21:23
    Last Modified: 27 Oct 2017 21:23
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/35748

    Actions (login required)

    View Item