ISU KESETARAAN SOSIAL ETNIK TIONGHOA DALAM TUR STANDUP COMEDY ILLUCINATI ERNEST PRAKASA

Barcelona, Bryan (2017) ISU KESETARAAN SOSIAL ETNIK TIONGHOA DALAM TUR STANDUP COMEDY ILLUCINATI ERNEST PRAKASA. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (271Kb)

    Abstract

    Kesetaraan sosial merupakan perwujudan semboyan Bhineka Tunggal Ika, yang menggambarkan adanya persatuan dan kesatuan Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang terdiri atas beraneka ragam budaya, bahasa daerah, ras, suku bangsa, agama dan kepercayaan. Tidak ada pengecualian untuk mendapatkan hak yang sama dalam masyarakat, terlepas dari latar belakang identitasnya. Namun dalam perjalanan kehidupan berdemokrasi di Indonesia, ada beberapa fenomena yang menyiratkan diskriminasi terhadap golongan tertentu, salah satunya adalah etnik Tionghoa. Rentetan kasus diskriminasi rasial yang terjadi pada etnik Tionghoa di era sebelum dan sesudah kemerdekaan memunculkan sentimen baru di dalam masyarakat, yaitu rasa tidak memiliki identitas asli sebagai warga negara Indonesia dan stereotip tertentu yang ditujukan kepada etnik Tionghoa di Indonesia. Berdasarkan keresahan tersebut, Ernest Prakasa selaku standup comedian yang memiliki persona etnik Tionghoa tergugah untuk menyampaikan pesan kesetaraan kepada penikmat karyanya. Pesan itu terangkum dalam pertunjukan tunggal Illucinati, yang menjadi tur standup comedy ketiga Ernest Prakarsa dan digelar di 17 kota dari November 2013-Januari 2014. Di Illucinati, Ernest membingkai persepsi masyarkat atas etnik Tionghoa dengan materi standup comedy yang disusun berdasarkan realitas tersebut. Dalam penelitian ini, metode analisis studi pesan digunakan dengan teknik pengumpulan data melalui dokumen, observasi, wawancara dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ernest belum bisa mewakili problem kesetaraan sosial yang terjadi di kalangan etnik Tionghoa secara menyeluruh. Ernest memiliki kecenderungan untuk fokus pada stereotip tertentu saja, sehingga memberi kesan bahwa hak yang diperjuangkan Ernest hanya populer untuk kalangan etnik Tionghoa menengah ke atas. Bisa dibilang, materi Illucinati ini hanya mewakili sebagian dari realitas kedua kehidupan sosial kelompok etnik Tionghoa yang ada di Indonesia

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HE Transportation and Communications
    Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Politik > Ilmu Komunikasi
    Depositing User: Reni reni
    Date Deposited: 27 Oct 2017 21:06
    Last Modified: 27 Oct 2017 21:06
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/35737

    Actions (login required)

    View Item