The Effect of Radiological Value on Lower Extremity Functional Scale of Patient with Lower Extremity Bone Defect which Performed Bonegraft and BMP II

Ibrahim, Farid (2017) The Effect of Radiological Value on Lower Extremity Functional Scale of Patient with Lower Extremity Bone Defect which Performed Bonegraft and BMP II. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (1259Kb)
    [img] PDF - Published Version
    Download (1259Kb)

      Abstract

      Latar Belakang: Patah tulang pada alat gerak bawah yang parah, khususnya yang dikaitkan dengan defek tulang, sering mengalami kegagalan ataupun lambat untuk menyatu .Kemungkinan nonunion pada pasien-pasien memicu para klinisi untuk penggunaan bone-grafting sebagai bagian dari sebuah prosedur yang ditujukan untuk mencapai union. Gold Standard adalah dengan menggunakan autogenous bone graft, tetapi mempunyai beberapa kekurangan. Untuk mengatasinya maka terdapat alternatif tindakan bone grafting. Hidroksiapatit diketahui adalah sintetik bonegraft yang memiliki sifat osteokonduktif yang cukup baik, untuk hidroksiapatite ini telah banyak digunakan dan mudah didapat. Bone morphogenetic proteins (BMPs), keluarga dari protein osteoinductive dalam matriks tulang. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektifitas sintetik bonegraft dan BMP-2 sebagai bonegraft pada proses penyembuhan tulang dengan “bone defek” pada tulang panjang dengan mengevaluasi proses penutupan defek secara radiologis dan proses penyembuhan tulang secara klinis. Metode: Penelitian ini merupakan Penelitian Cross Sectional Time Series. Objek penelitian adalah pasien dengan bone defek pada tibia dan femur (n: 20) kemudian dilakukan proses penutupan bone defek secara operatif. Kemudian dilakukan evaluasi penutupan defek secara radiologis dengan sistem penghitungan dengan metode evaluasi radiologis yang ditentukan oleh FDA serta fungsi alat gerak bagian bawah dengan LEFS ( Lower Extremity Fungsional Scale ) secara periodik setiap 2 bulan sampai dengan bulan ke 6. Uji statistik dilakukan dengan regresi linear. Hasil penelitian: penelitian dilakukan pada 20 pasien. Dengan lokasi defek yaitu 10 buah pada tulang femur dan 10 buah tulang tibia. Bahwa terdapat pengurangan ukuran defek serta perbaikan skala fungsional alat gerak bagian bawah. Pada uji statistik dengan regresi linear menunjukkan bahwa penurunan ukuran defek tulang berpengaruh terhadap kenaikan skala fungsional alat gerak bawah (LEFS) Kesimpulan: Pada penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat perbaikan penutupan defek tulang serta perbaikan fungsional klinis pada pasien yang dilakukan tindakan penutupan dengan bonegraft sintetis yang ditambahkan BMP-2 serta. Evaluasi dilakukan melalui perhitungan radiologis yang menunjukkan ukuran defek yang berkurang secara periodik yang berpengaruh terhadap naiknya nilai skala fungsional alat gerak bagian bawah. Kata kunci: defek tulang, bone-graft sintetis dan BMP-2, LEFS

      Item Type: Thesis (Masters)
      Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
      R Medicine > RZ Other systems of medicine
      Divisions: Fakultas Kedokteran
      Fakultas Kedokteran > Spesialis Orthopedi dan Traumatologi
      Depositing User: rifqi imaduddin
      Date Deposited: 27 Oct 2017 20:21
      Last Modified: 27 Oct 2017 20:21
      URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/35711

      Actions (login required)

      View Item