PENYEBARAN DAN PENERIMAAN IDE INOVASI LELANG MELALUI INTERNET (e-AUCTION) DI KALANGAN MASYARAKAT (Studi Kasus Peran Individu dalam Proses Inovasi e-Auction di Kota Surakarta)

Santosa, Bend (2017) PENYEBARAN DAN PENERIMAAN IDE INOVASI LELANG MELALUI INTERNET (e-AUCTION) DI KALANGAN MASYARAKAT (Studi Kasus Peran Individu dalam Proses Inovasi e-Auction di Kota Surakarta). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (552Kb)

    Abstract

    Pemerintah Indonesia saat ini tengah gencar-gencarnya melakukan reformasi birokrasi secara menyeluruh guna memberikan pelayanan yang memuaskan kepada masyarakat serta mendapatkan pemasukan kas negara melalui baik melalui pajak maupun non pajak. Lelang melalui internet (e-auction) adalah penjualan barang yang terbuka untuk umum dengan penawaran harga secara tertulis tanpa kehadiran peserta lelang untuk mencapai harga tertinggi, yang dilakukan melalui aplikasi lelang berbasis internet. e-Auction merupakan salah satu PNBP yang menjadi tugas Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surakarta. Inovasi e-auction yang beralamat di www.lelangdjkn.kemenkeu.go.id ini termasuk inovatif dan membantu peserta lelang karena peserta lelang tidak harus datang ke lokasi lelang dan tidak adanya intervensi dari peserta lelang yang lain. Pembeli dapat mengikuti lelang dengan menggunakan fitur-fitur yang digunakan penyedia jasa lelang hanya melalui komputer, gadget, smartphone yang terhubung internet dari tempat dimanapun pembeli berada. Adanya e-auction ini diharapkan dapat memberikan hasil lelang yang optimal dibanding lelang konvensional. Aspek komunikasi yang diteliti dalam penelitian ini menarik karena merupakan proses komunikasi yang terjadi dalam penyebaran dan penerimaan ide inovasi lelang melalui internet kepada masyarakat di Kota Surakarta dengan penekanan fokus kajian pada komunikator dan komunikan. Dalam proses penyebaran dan penerimaan ide inovasi e-auction, beberapa kategori adopter yakni early adopter, early mojority dan late majority memiliki peran ganda yaitu sebagai komunikator dan sekaligus menjadi komunikan. Tujuan penelitian ini yakni mengetahui dan menganalisa bagaimana peran individu masing-masing kategori adopter berpengaruh pada penyebaran dan penerimaan ide inovasi e-auction. Peran tersebut meliputi peran sebagai komunikator yang memproduksi pesan maupun peran sebagai komunikan yang menerima pesan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif studi kasus. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Data penelitian diperoleh melalui wawancara mendalam sedangkan untuk validitas data, peneliti menggunakan triangulasi data dengan penggunaan beragam sumber data dalam suatu kajian yang berbeda dan membuat deskripsi yang kaya. Teknik analisa data yang digunakan mendasarkan analisa pada proposisi teoritis untuk membuat kesimpulan yang terpenting dalam penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebaran dan penerimaan ide inovasi e-auction di Kota Surakarta dapat dikatakan berhasil. Namun, proses penyebaran dan penerimaan ide inovasi e-auction di Kota Surakarta memiliki perbedaan dengan proses difusi inovasi pada umumnya. Perbedaan ini yakni terjadi lompatan-lompatan penyebaran maupun penerimaan pesan dari kategori adopter awal kepada kategori akhir. Masing-masing kategori adopter tidak memiliki pola komunikasi penyebaran dan penerimaan yang sama. Artinya, tidak selalu kategori mendapatkan pesan inovasi e-auction dari kategori adopter satu level di atasnya. Kategori adopter tersebut dapat menerima pesan dari kategori dua level di atasnya bahkan ada yang tiga level di atasnya. Selain itu, dalam proses penyebaran pesan, inovator menggunakan saluran komunikasi interpersonal dalam penyampaian pesan baik kepada early adopter, early majority bahkan late majority. Namun, proses penyebaran pesan melalui media massa dilakukan oleh early adopter selain melalui komunikasi interpersonal. Kedua hal ini merupakan strategi adopter dalam memilih komunikan tertentu dengan karakteristik yang berbeda dan penggunaan saluran komunikasi yang sesuai agar proses penyebaran dan penerimaan pesan dapat diterima dengan baik. Kata kunci: Lelang internet, Difusi Inovasi, Komunikator, Komunikan.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HE Transportation and Communications
    Divisions: Pascasarjana > Magister
    Depositing User: Reni reni
    Date Deposited: 27 Oct 2017 20:07
    Last Modified: 27 Oct 2017 20:07
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/35697

    Actions (login required)

    View Item