STUDI KINERJA DAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN BATIK SOLO TRANS (BST) KORIDOR II KOTA SURAKARTA DENGAN METODE PCI MODEL

B, Muhammad Abdan (2017) STUDI KINERJA DAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN BATIK SOLO TRANS (BST) KORIDOR II KOTA SURAKARTA DENGAN METODE PCI MODEL. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (131Kb)
    [img] PDF - Published Version
    Download (159Kb)

      Abstract

      ABSTRAK MUHAMMAD ABDAN B, 2017, “STUDI KINERJA DAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN BATIK SOLO TRANS (BST) KORIDOR II KOTA SURAKARTA DENGAN METODE PCI MODEL” Surakarta adalah kota dengan penduduk berjumlah 512.226 orang pada tahun 2015. Jumlah penduduk sendiri terus meningkat tiap tahun. Kondisi ini menyebabkan peringkatan mobilitas penduduk sehingga keberadaan angkutan kota dapat membantu kelancarannya. Angkutan kota sebagai bagian dari transportasi umum ikut memegang peran penting dalam mendukung mobilitas penduduk di Kota Surakarta. Pada studi ini dilakukan analisis terhadap indikator kinerja angkutan kota pada BST Koridor II Kota Surakarta. Tujuannya untuk mengetahui kinerja angkutan umum, memperoleh karakteristik pengguna, menghitung BOK dengan metode Pacific Consultant International (PCI), merekomendasikan penjadwalan, dan merekomendasikan pelayanan berdasarkan analisis data di lapangan. Batasan masalah penulisan ini adalah studi hanya pada BST Koridor II Kota Surakarta (Pulang Pergi), evaluasi kinerja berdasarkan load factor, kecepatan operasional, kecepatan perjalanan, headway, dan waktu tunggu, matriks asal tujuan penumpang didasarkan pada sampel sebanyak 10% dari populasi yang di survey, rekomendasi penjadwalan hanya untuk hari kerja pada jam sibuk, dan pengambilan data dilakukan selama waktu operasi angkutan bus pada hari kerja dan libur, pada jam sibuk dan tidak sibuk. Dari hasil perhitungan kinerja diperoleh nilai load factor yang standarnya sebesar 70% belum memenuhi standar kinerja dengan hasil 40,60%. Indikator kecepatan berada di atas standar yang ditetapkan yaitu 10-12 km/jam dengan hasil 30,20 km/jam untuk kecepatan operasional dan 20,12 km/jam untuk kecepatan perjalanan. Pada indikator headway, hasil di lapangan menunjukkan headway 12 menit atau di atas standar ideal 5-10 menit. Standar waktu tunggu 5-10 menit dapat dipenuhi dengan hasil waktu tunggu di lapangan sebesar 6 menit. Analisis Biaya Operasional Kendaraan (BOK) dengan metode PCI menghasilkan besar biaya pokok sebesar Rp 7. 198,199 per bus-km.dan perhitungan tarif sesuai Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Nomor SK.687/AJ.206/DRJD/2002 dengan load factor 70% sebesar Rp 7.236,2841 per pnp dan tarif riil adalah Rp 4.500,sehingga relatif perlu disubsidi dengan pertimbangan-pertimbangan penting lain. Kata kunci : Kinerja angkutan umum, BOK, Pacific Consultant International

      Item Type: Thesis (Other)
      Subjects: H Social Sciences > HE Transportation and Communications
      T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
      Divisions: Fakultas Teknik
      Fakultas Teknik > D3 - Teknik Sipil
      Depositing User: rifqi imaduddin
      Date Deposited: 27 Oct 2017 14:20
      Last Modified: 27 Oct 2017 14:20
      URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/35643

      Actions (login required)

      View Item