PENGARUH L-ARGININE TERHADAP KERUSAKAN ENDOTELIOSIS GLOMERULAR PADA MENCIT (Mus musculus) MODEL PREEKLAMPSIA

Budiarta, dr, I Nengah (2017) PENGARUH L-ARGININE TERHADAP KERUSAKAN ENDOTELIOSIS GLOMERULAR PADA MENCIT (Mus musculus) MODEL PREEKLAMPSIA. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (57Kb)

    Abstract

    Pengetahuan tentang etiologi dan mekanisme patofisiologi preeklampsia belum jelas, sehingga pencegahan dan pengobatan penyakit ini belum memuaskan. Ketidakseimbangan antara faktor oxidant dan antioxidant yang menyebabkan stress oksidatif memiliki peran terhadap patogenesis preeklamsia. Pada preeklamsia terjadi disfungsi endotel yang menyebabkan kerusakan endotel. Morbiditas dan mortalitas preeklampsia masih tinggi terutama di negara berkembang bahkan cenderung meningkat. Di Indonesia 30% - 50% dari preeklampsia menyebabkan kematian perinatal dan maternal. Pada kehamilan normal laju filtrasi glomurulus dapat meningkat sebesar 50-70% dan mencapai puncak pada minggu ke-13 yang menyebabkan terjadi penurunan kadar urea dan kreatinin. Patologi renal pada preeklampsia dideskripsikan sebagai “endotheliosis” atau pembengkakan dari sel endotel glomerulus. L-Arginine mempunyai peran jalur L-arginin-nitric oxide pada preeklampsia, yang memainkan peran penting dalam memperantarai hemodinamik sistemik dan vasodilatasi renal selama kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh pemberian L-Arginin terhadap perbaikan sel podosyt dan sel mesangeal ginjal pada mencit (Mus musculus) model preeklamsia. Metode:Penelitian eksperimental analitik ini dilakukan pada 30 mencit betina Mus musculus galur Swiss yang bunting enam belas hari, sehat, dengan berat badan 20-25 gram, untuk mengetahui perbedaan histopatologi endotel glomerular ginjal mencit bunting normal (K(-)), mencit bunting model preeklampsia (K(+)) dan mencit bunting model preeklampsia (P) dan mendapat terapi L-Arginine. Pengambilan sampel preparat dilakukan pada ginjal mencit yang sebelumnya telah dibedah dan dilakukan blok parafin kemudian diberikan pewarnaan Hematoxylin Eosin (HE). Hasil dinilai secara semikuantitatif menurut metode Skoring Histopatologis Ginjal yang merupakan perhitugan persentase sel immunoreaktif dengan skor intensitas warna pada sel immunoreaktif. Analisis data menggunakan uji Oneway Anova and Post-Hoc test dengan SPSS (Software Package for social Science) 21. Hasil:Rerata Skoring Histopatologi GinjalK(-)0.44±0.42 per µm2, rerata Skoring Histopatologi Ginjal pada K(+) 1.34±0.53per µm2, dan rerata Skoring Histopatologi Ginjal pada (P)0.62±0.45 per µm2. Didapatkan perbedaan signifikan pada kelompok normal dengan kelompok preeklampsia (p=0.00*), dan juga pada kelompok preeklampsia dengan kelompok perlakuan (p=0.002*) Namun pada kelompok perlakuan dengan kelompok normal (p=0.405) tidak didapatkan perbedaan yang bermakna secara statistik. Hal ini juga menunjukan bahwa terapi L-Arginin efektif untuk memperbaiki gejala preeklampsia khususnya kerusakan endotel glomerulus ginjal model mencit preeklampsia. Kesimpulan:Terbukti adanya pengaruh pemberian L-Arginine terhadap kerusakan endoteliosis glomerular ginjal pada mencit (Mus musculus) model preeklampsia yang ditandai dengan adanya perbaikan sel podosyt dan sel mesangeal. Kata Kunci: L-Arginin, Endoteliosis Glomerular, Preeklampsia

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
    Divisions: Fakultas Kedokteran > Spesialis Obstetri Ginekologi
    Depositing User: Zahrotun Hanifah
    Date Deposited: 26 Oct 2017 11:55
    Last Modified: 26 Oct 2017 11:55
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/35530

    Actions (login required)

    View Item