Pengaruh Faktor Predisposisi, Pemungkin, Penguat, Ancaman, dan Harapan Terhadap Perilaku Perolehan Imunisasi Dasar Lengkap di Kabupaten Pamekasan Madura

Jayanti, Nur (2017) Pengaruh Faktor Predisposisi, Pemungkin, Penguat, Ancaman, dan Harapan Terhadap Perilaku Perolehan Imunisasi Dasar Lengkap di Kabupaten Pamekasan Madura. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (397Kb)
    [img] PDF - Published Version
    Download (211Kb)

      Abstract

      Pengaruh Faktor Predisposisi, Pemungkin, Penguat, Ancaman, dan Harapan terhadap Perilaku Perolehan Imunisasi Dasar Lengkap di KabupatenPamekasan Madura Nur Jayanti1), Endang Sutisna Sulaeman2), Ety Poncorini Pamungkasari2) 1)Program Studi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat, Universitas Sebelas Maret 2)Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret ABSTRAK Latar Belakang : Menurut data WHO pada tahun 2011, Indonesia merupakan salah satu negara yang menempati urutan ke 4 di dunia setelah India, Nigeria, dan Republik Demokrasi Kongo untuk cakupan rendah imunisasi anak. Kabupaten Pamekasan merupakan salah satu Kabupaten di Provinsi Jawa Timur yang menunjukkan rendahnya cakupan imunisasi dasar lengkap. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh faktor predisposisi, pemungkin, penguat, ancaman, dan harapan terhadap perilaku perolehan imunisasi dasar lengkap dengan menggunakan Model Preecede and Proceed dan Health Belief Model. Subjek dan Metode : Penelitian ini menggunakan studi analitik observasional, dengan desain case control. Penelitian dilaksanakan di Kabupaten Pamekasan pada bulan Maret – April 2017. Teknik sampling mengggunakan fixed disease sampling, jumlah sampel pada penelitian ini adalah 135 ibu yang memiliki bayi usia 10 – 12 bulan,. Variabel dependen adalah perilaku perolehan imunisasi dasar lengkap dan variabel independen adalah tingkat pendidikan, sikap, jarak ke tempat pelayanan kesehatan, dukungan keluarga, kerentanan, keparahan, manfaat, hambatan, dan efikasi diri. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan analisis jalur (path analysis) Hasil : Hambatan (b= -0.5; CI 95%= -1.5 hingga 0.4; p= 0.255), jarak ke tempat pelayanan kesehatan (b= -1.0; CI 95%= -2.0 hingga -0.1; p= 0.037) mempunyai hubungan negatif terhadap perilaku perolehan imunisasi dasar. Kerentanan (b= 1.1; CI 95%= 0.2 hingga 2.0; p= 0.022), Keparahan (b= 1.5; CI 95%= 0.5 hingga 2.5; p= 0.003), Manfaat (b= 0.7; CI 95%= -0.1 hingga 1.6; p= 0.110), , dan Efikasi diri (b= 0.6; CI 95%= -0.3 hingga 1.5; p= 0.193), mempunyai hubungan positif terhadap perilaku perolehan imunisasi dasar. Kerentanan dipengaruhi oleh tingkat pendidikan (b= 1.0; CI 95%= 0.3 hingga 1.7; p= 0.005), Keparahan dipengaruhi oleh tingkat pendidikan (b= 0.9; CI 95%= 0.5 hingga 1.6; p= 0.018) dan Sikap (b= 1.0; CI 95%= 0.3 hingga 1.8; p= 0.007), Manfaat dipengaruhi oleh dukungan keluarga (b= 0.7; CI 95%= -0.1 hingga 1.4; p= 0.078), Efikasi diri dipengaruhi oleh dukungan keluarga (b= 0.6; CI 95%= 0.1 hingga 1.3; p= 0.134). Kesimpulan :Perilaku perolehan imunisasi dipengaruhi oleh jarak ke tempat pelayanan kesehatan, kerentanan, keparahan, manfaat, hambatan, dan efikasi diri. Kerentanan dipengaruhi oleh tingkat pendidikan. Keparahan dipengaruhi oleh tingkat pendidikan dan sikap. Manfaat dipengaruhi oleh dukungan keluarga. Efikasi diri dipengaruhi oleh dukungan keluarga. Kata Kunci : Kelengkapan imunisasi, Model Precede and Proceed, Health Belief Model

      Item Type: Thesis (Masters)
      Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
      R Medicine > RZ Other systems of medicine
      Divisions: Fakultas Kedokteran
      Fakultas Kedokteran > Spesialis Pulmonologi dan Ked. Respirasi
      Depositing User: rifqi imaduddin
      Date Deposited: 23 Oct 2017 11:51
      Last Modified: 23 Oct 2017 11:51
      URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/35434

      Actions (login required)

      View Item