Pengaruh Pupuk Anorganik dan Pupuk Organik Diperkaya Mikroorganisme Fungsional Terhadap Ketersediaan Hara Pada Tanah Sawah dan Serapan Hara Tanaman oleh Tanaman Padi

M, DINAFERA MARIA (2017) Pengaruh Pupuk Anorganik dan Pupuk Organik Diperkaya Mikroorganisme Fungsional Terhadap Ketersediaan Hara Pada Tanah Sawah dan Serapan Hara Tanaman oleh Tanaman Padi. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (1758Kb)
    [img] PDF - Published Version
    Download (2773Kb)

      Abstract

      PENGARUH PUPUK ANORGANIK DAN PUPUK ORGANIK DIPERKAYA MIKROORGANISME FUNGSIONAL TERHADAP KETERSEDIAAN HARA PADA TANAH SAWAH DAN SERAPAN HARA OLEH TANAMAN PADI. Skripsi: Dinafera Maria Mahartika (H0213012). Pembimbing: MMA. Retno Rosariastuti, Supriyadi. Program Studi; Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta. Pupuk anorganik yang digunakan dalam dosis berlebih tidak hanya meningkatkan biaya produksi, namun juga berdampak negatif bagi lingkungan, seperti menurunnya tingkat kesuburan tanah dan bahan organik tanah. Pemberian pupuk organik dapat menjadi solusi untuk meningkatkan efisiensi pupuk anorganik dan serapan hara oleh tanaman. Dalam perkembangannya, pupuk organik mendapatkan banyak inovasi, seperti penambahan mikroorganisme didalamya, sehingga tidak hanya berfungsi menambah kadar bahan organik tanah, akan tetapi juga meningkatkan kesuburan tanah bahkan sebagai biopestisida. Diharapkan dosis pupuk anorganik dapat dikurangi ketika diaplikasikan bersamaan dengan pupuk organik diperkaya mikroorganisme fungsional dengan tanpa mengurangi hasil produksi tanaman. Penelitian ini bertujuan mengetahui kombinasi terbaik pupuk anorganik dengan berbagai taraf dosis pupuk organik yang diperkaya konsorsium mikroba fungsional terhadap pertumbuhan dan serapan N, P, dan K oleh padi (Oryza sativa) serta pengaruhnya terhadap kesuburan tanah. Percobaan lapang dilakukan selama musim kemarau bulan Mei-Agustus 2016 pada tanah sawah Inceptisol di Desa Demakan, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) yang disusun secara faktorial, terdiri dari dua faktor yaitu pupuk anorganik NPK dosis 0 kg/ha dan dosis anjuran (100, 100 dan 50 kg/ha), dan berbagai taraf dosis pupuk organik diperkaya mikroorganisme fungsional: 0 kg/ha; 450 kg/ha; 900 kg/ha; 1350 kg/ha; 1800 kg/ha. Kedua faktor dikombinasikan sehingga terdapat 10 satuan percobaan dan diulang tiga kali. Konsorsium mikrobia yang digunakan adalah Azotobacter sp., Bacillus sp., Aspergillus niger, Trichoderma sp., Beauveria sp., Pseudomonas sp. dengan carrier pupuk kompos. Pengamatan yang dilakukan meliputi: parameter tanaman (tinggi, berat kering brangkasan, dan serapan N, P, K tanaman) dan parameter ketersediaan hara tanah (N-Total, P-Tersedia, K-Tertukar Tanah). Data hasil pengamatan dianalisa secara statistik dengan menggunakan analisis ragam atau ANOVA. Apabila perlakuan berpengaruh nyata terhadap variabel yang diamati, analisis dilanjutkan dengan uji perbandingan rata-rata menggunakan Duncan Multiple Range Test (DMRT) taraf 5%. Hasil penelitian menunjukan kombinasi pupuk anorganik dan pupuk organik dosis 900 kg/ha mampu menyediaakan hara dalam tanah dan serapannya oleh tanaman serta berat kering brangkasan tanaman lebih tinggi dibandingkan kontrol dan perlakuan pupuk anorganik saja. Oleh karena itu, petani dianjurkan untuk menggunakan pupuk organik baik secara mandiri maupun dikombinasikan dengan pupuk anorganik, sehingga pengunaan pupuk anorganik dapat berkurang. Kata Kunci: pupuk anorganik, pupuk organik, ketersediaan hara, serapan hara

      Item Type: Thesis (Other)
      Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
      Divisions: Fakultas Pertanian
      Depositing User: faizah sarah yasarah
      Date Deposited: 22 Oct 2017 21:01
      Last Modified: 22 Oct 2017 21:01
      URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/35388

      Actions (login required)

      View Item