LAHAN PERTANIAN DI KECAMATAN DELANGGU DAN KECAMATAN NGAWEN KABUPATEN KLATEN TAHUN 2006-2015 (Implementasi Untuk Bahan Ajar Geografi SMA Kelas XII Semester 1 pada Kompetensi Dasar Struktur Keruangan Desa dan Kota, Interaksi Desa dan Kota, Serta Kaitannya Dengan Usaha Pemerataan Pembangunan)

NUGROHO, CATUR WAHYU (2017) LAHAN PERTANIAN DI KECAMATAN DELANGGU DAN KECAMATAN NGAWEN KABUPATEN KLATEN TAHUN 2006-2015 (Implementasi Untuk Bahan Ajar Geografi SMA Kelas XII Semester 1 pada Kompetensi Dasar Struktur Keruangan Desa dan Kota, Interaksi Desa dan Kota, Serta Kaitannya Dengan Usaha Pemerataan Pembangunan). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (1066Kb)
    [img] PDF - Published Version
    Download (91Kb)

      Abstract

      Konversi lahan pertanian adalah perubahan fungsi lahan pertanian menjadi non-pertanian.Tujuan yang akan dicapai dari penelitian ini adalah 1) Mengetahui perbandingan laju konversi lahan di Kecamatan Delanggu dan Kecamatan Ngawen 2006-2015; 2) mengetahui faktor pendorong konversi lahan pertanian di Kecamatan Delanggu dan Kecamatan Ngawen; 3) mengetahui pola konversi lahan di Kecamatan Delanggu dan Kecamatan Ngawen. Unit analisis dalam penelitian ini adalah lahan pertanian terkonversi dengan batas administrasi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan proses keruangan. Teknik pengumpulan data menggunakan overlay peta, analisis data sekunder, dan wawancara. Teknik analisis data 1) perbandingan laju konversi dengan analisis komparasi; 2) faktor pendorong dengan crosstabs; 3) pola sebaran konversi dengan Analisis Tetangga Terdekat. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Kecamatan Delanggu secara absolut mengalami konversi lahan seluas 37,50 Ha, sedangkan di Kecamatan Ngawen terjadi konversi pada 37,04 Ha. Laju konversi di Kecamatan Ngawen lebih tinggi dengan 0,34% pertahun sedangkan di Kecamatan Delanggu 0,29% pertahun; 2) faktor pendorong di Kecamatan Delanggu didominasi oleh aksesibilitas serta wilayah yang strategis, di Kecamatan Ngawen faktor yang dominan adalah perkembangan keluarga, serta pecah kepemilikan; 3) pola sebaran konversi di Kecamatan Delanggu dan Kecamatan Ngawen adalah mengelompok.

      Item Type: Thesis (Other)
      Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General)
      Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
      Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Geografi
      Depositing User: faizah sarah yasarah
      Date Deposited: 22 Oct 2017 20:36
      Last Modified: 22 Oct 2017 20:36
      URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/35380

      Actions (login required)

      View Item