Pengaruh Pemberian Ekstrak Etanol Buah Karika (Carica pubescens L.) Terhadap Aktivitas Lipid Peroxidation (LPO) Hepar Tikus yang Diinduksi Parasetamol

Efendi, Nur Rohman (2017) Pengaruh Pemberian Ekstrak Etanol Buah Karika (Carica pubescens L.) Terhadap Aktivitas Lipid Peroxidation (LPO) Hepar Tikus yang Diinduksi Parasetamol. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (520Kb)
    [img] PDF - Published Version
    Download (6Kb)

      Abstract

      Stres oksidatif merupakan suatu kondisi jumlah radikal bebas dalam tubuh lebih tinggi dibandingkan antioksidan. Stres oksidatif ini menyebabkan terjadinya peroksidasi lipid yang ditandai dengan peningkatan kadar malondialdehid (MDA). Kondisi ini dapat menyebabkan kerusakan sel terutama nekrosis pada hepar. Karika (Carica pubescens L.) merupakan tanaman yang diketahui memiliki senyawa flavonoid yang dapat digunakan sebagai antioksidan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak etanol buah karika (EEBK) terhadap aktivitas lipid peroxidation (LPO) hepar tikus yang diinduksi parasetamol. Pada penelitian ini tikus dibagi menjadi enam kelompok, dengan kelompok I (kontrol normal) tidak diberi perlakuan; kelompok II (kontrol negatif) diberi suspensi CMC-Na 0,25%; kelompok III (kontrol positif) diberi suspensi silymarin; dan kelompok IV, V, serta VI masing-masing diberi EEBK dosis 120, 240, dan 480 mg/kg BB. Perlakuan dilakukan selama 14 hari. Pada hari terakhir, 30 menit setelah perlakuan, semua hewan uji kecuali kelompok I diberi suspensi parasetamol dosis 2 g/kg BB. Setelah 48 jam, semua kelompok hewan uji dikorbankan dan diambil heparnya untuk dilakukan analisis kadar MDA dengan menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Data yang diperoleh diuji statistik menggunakan metode one way ANOVA dan dilanjutkan dengan post hoc menggunakan metode Least Significant Difference (LSD). Dari penelitian ini diketahui bahwa tikus kelompok I; II; III; IV; Vdan VI mempunyai kadar MDA masing-masing sebesar 0,2277 ± 0,01; 0,5539 ± 0,08; 0,2824 ± 0,04; 0,4352 ± 0,07; 0,3464 ± 0,08; dan 0,3090 ± 0,05 nM/g liver. Setelah diuji statistik diketahui terdapat perbedaan yang signifikan antar kelompok perlakuan (p<0,05). Hal ini menunjukkan bahwa EEBK berpengaruh terhadap aktivitas LPO yang ditandai dengan kadar MDA hepar yang relatif rendah.

      Item Type: Thesis (Other)
      Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
      Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
      Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Farmasi
      Depositing User: rifqi imaduddin
      Date Deposited: 17 Oct 2017 17:02
      Last Modified: 17 Oct 2017 17:02
      URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/35249

      Actions (login required)

      View Item