PENGGUNAAN BAHASA JAWA DI DAERAH TRANSMIGRASI UNIT I BLOK B DESA MEKAR SARI MAKMUR KECAMATAN SUNGAI BAHAR KABUPATEN MUARO JAMBI PROVINSI JAMBI (TINJAUAN SOSIOLINGUISTIK)

SETIYORINI, SETIYORINI (2010) PENGGUNAAN BAHASA JAWA DI DAERAH TRANSMIGRASI UNIT I BLOK B DESA MEKAR SARI MAKMUR KECAMATAN SUNGAI BAHAR KABUPATEN MUARO JAMBI PROVINSI JAMBI (TINJAUAN SOSIOLINGUISTIK). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (768Kb)

    Abstract

    Penelititan mengenai Penggunaan Bahasa Jawa di Daerah Transmigrasi Unit I Blok B Desa Mekar Sari Makmur Kecamatan Sungai Bahar Kabupaten Muaro Jambi Provinsi Jambi (Tinjauan Sosiolinguistik) merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Masalah yang dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimana bentuk dan fungsi alih kode, campur kode, interefensi, bentuk tingkat tutur penggunaan BJ di daerah transmigrasi yang berada di desa Mekar Sari Makmur Provinsi Jambi, bagaimana faktor dan fungsi yang melatarbelakangi penggunaan BJ didaerah transmigrasi tersebut. Tujuan yang dicapai yakni mendeskripsikan bentuk dan fungsi alih kode, campur kode, interferensi, dan tingkat tutur pada masyarakat transmigrasi di desa Mekar Sari Makmur, Provinsi Jambi, mendeskripsikan faktor dan fungsi penggunaan BJ oleh masyarakat transmigran tersebut. Data adalah data lisan yang dihasilkan oleh informan yang mengandung alih kode, campur kode, interferensi, dan tingkat tutur BJ. Sumber data berasal dari informan yang terpilih sebagai pengguna bahasa induk yaitu BJ. Pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan metode simak dengan teknik dasar sadap, dan metode cakap dengan teknik dasar pemancingan. Analisis data menggunakan metode distribusional dan metode padan. Metode distribusional digunakan untuk menganalisis bentuk alih kode, campur kode, interferensi, dan tingkat tutur. Metode padan dipergunakan untuk menganalisis fungsi dan faktor yang mempengaruhi penggunaan bahasa Jawa. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh tiga simpulan. Pertama, alih kode yaitu alih kode BJ ke dalam BI, alih kode BI ke dalam BJ, dan alih kode BI ke dalam BMJ, campur kode yang ditemukan yaitu CKK dengan ragam CKK BJ bercampur BI, CKK BI bercampur BJ, CKK BI bercampur BMJ, ragam CKF yaitu CKF BJ bercampur BI, CKF BI bercampur BJ, CKF BI bercampur BMJ, ragam CKR , ragam CKB, interferensi yang ditemukan yaitu, IF, IM, interferensi sintaksis, IL , dan pada interferensi semantik yaitu dengan ragam interferensi semantik eksparsif, dan interferensi semantik aditif, tingkat tutur yang ditemukan yaitu ragam ngoko, bentuk madya , dan bentuk krama.Kedua yaitu fungsi alih kode, campur kode, interferensi, dan tingkat tutur pada masyarakat transmigrasi dapat disimpulkan bahwa alih kode, campur kode, dan interferensi sering terjadi di dalam lingkungan yang multi lingual, bahasa yang membaur dan berintegrasi antar berbagai bahasa daerah, tingkat tutur yang terjadi di lingkungan transmigran berfungsi untuk menyesuaikan kepada siapakah penutur itu bicara, dan untuk menunjukkan rasa enggan dan menjaga kesopan santunan. Ketiga yaitu faktor dan fungsi penggunaan BJ oleh masyarakat transmigrasi yang berada di desa Mekar Sari Makmur dapat disimpulkan bahwa BJ digunakan dalam keseharian masyarakat untuk berkomunikasi dan untuk menunjukkan asal-usul pendatang transmigran tersebut

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: P Language and Literature > P Philology. Linguistics
    Divisions: Fakultas Sastra dan Seni Rupa
    Fakultas Sastra dan Seni Rupa > Sastra Daerah
    Depositing User: Budhi Kusumawardana Julio
    Date Deposited: 14 Jul 2013 01:23
    Last Modified: 14 Jul 2013 01:23
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/3516

    Actions (login required)

    View Item