P dan K Tersedia serta Hasil Sawi pada Vertisols dengan Pemberian Pupuk Alam

R, NUR ECHSAN MUHAMAT (2017) P dan K Tersedia serta Hasil Sawi pada Vertisols dengan Pemberian Pupuk Alam. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (328Kb)

    Abstract

    P DAN K TERSEDIA SERTA HASIL SAWI PADA VERTISOLS DENGAN PEMBERIAN PUPUK ALAM. Skripsi: Nur Echsan Muhamat Rajab(H021030). Pembimbing: Jauhari Syamsiyah, Sumarno. Program Studi Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Sebelas Maret – Surakarta. Sawi merupakan jenis sayuran yang memiliki banyak manfaat dan digemari oleh semua golongan masyarakat. Permintaan terhadap sawi selalu meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk. Dilain pihak, hasil produksi sawi belum mencukupi kebutuhan masyarakat. Menurut Badan Pusat Statistik Jawa Tengah produksi sawi pada tahun 2014 di Provinsi Jawa Tengah hanya mencapai 804.908 kuintal. Ditahun 2015, produksi sawi mengalami penurunan menjadi 804.284 kuintal. Sawi dapat tumbuh optimal pada tanah yang gembur dengan kandungan bahan organik tinggi. Tingginya kandungan klei dan rendahnya bahan organik pada Vertisols menjadi penghambat pertumbuhan sawi. Penelitian lapangan ini bertujuan untuk mengetahui ketersediaan P dan K serta hasil sawi pada Vertisols dengan pemberian pupuk alam. Penelitian dilaksanakan dari April-Juni 2016 di Dukuh Gunung Mijil, Desa Ngringo, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, disusun berdasarkan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) factorial dengan dua faktor perlakuan yaitu jenis pupuk alam terdiri dari (F1): 50% kotoran puyuh, 20% batuan fosfat alam, 18% abu batok dan sabut kelapa, 6% dolomit, 1% belerang elementer, 5% feldspar, (F2): 60% kotoran puyuh, 20% batuan fosfat alam, 14% abu batok dan sabut kelapa, 5,5% dolomit, 0,5% belerang elementer, (F3): 20% kotoran puyuh, 30% azolla, 16% batuan fosfat alam, 23% abu batok dan sabut kelapa, 10% dolomit, 1% belerang elementer dan dosis pupuk alam (0; 2,5; 5; 7,5; 10 ton/ha).Variabel pengamatan meliputi kandungan P tersedia tanah, K tersedia tanah, tinggi tanaman, jumlah daun dan berat sawi segar. Analisis data dilakukan dengan uji ragam taraf kepercayaan 95%. Apabila terdapat pengaruh nyata dilanjutkan uji DMRT (Duncan Multiple Range Test) taraf kepercayaan 95%. Keeratan hubungan antar variabel diketahui dengan uji korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk alam mampu meningkatkan P tersedia 87%, K tersedia 58% dan berat sawi segar 610% dari perlakuan kontrol. Jenis pupuk alam F3(20% kotoran puyuh, 30% azolla, 16% fosfat alam, 23% abu batok dan sabut kelapa, 10% dolomit, 1% belerang elementer)memberikan hasil berat sawi lebih rendah bila dibanding jenis pupuk alam F1 (50% kotoran puyuh, 20% fosfat alam, 18% abu batok dan sabut kelapa, 6% dolomit, 1% belerang elementer, 5% feldspar) dan F2 (60% kotoran puyuh, 20% fosfat alam, 14% abu batok dan sabut kelapa, 5,5% dolomit, 0,5% belerang elementer).

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
    Divisions: Fakultas Pertanian
    Depositing User: Annisa Fitri T
    Date Deposited: 13 Oct 2017 20:47
    Last Modified: 13 Oct 2017 20:47
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/35044

    Actions (login required)

    View Item