Evaluasi Efisiensi dan Efektifitas Lokasi Fasilitas Kesehatan Bertingkat di Kota Surakarta Menggunakan Model Hierarchical Capacitated Maximal Covering

F, MOHAMMAD IQBAL R (2017) Evaluasi Efisiensi dan Efektifitas Lokasi Fasilitas Kesehatan Bertingkat di Kota Surakarta Menggunakan Model Hierarchical Capacitated Maximal Covering. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (207Kb)

    Abstract

    ABSTRAK Mohammad Iqbal Rizky Fauzan, NIM : I0313067. EVALUASI EFEKTIVITAS DAN EFISIENSI LOKASI FASILITAS KESEHATAN BERTINGKAT DI KOTA SURAKARTA MENGGUNAKAN MODEL HIERARCHICAL CAPACITATED MAXIMAL COVERING. Skripsi. Surakarta : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik, Universitas Sebelas Maret, Mei 2017. Penilaian lokasi kesehatan yang optimal menjadi salah satu perhatian utama bagi negara berkembang untuk menghindari terjadinya epidemik penyakit yang dapat menurunkan kualitas hidup masyarakat. Salah satu contoh pentingnya pengobatan dan penanggulangan penyakit bagi negara berkembang adalah penyakit seperti muntaber, demam berdarah, dan malaria yang memerlukan kecepatan penanganan untuk mencegah keparahan penyakit yang dapat berujung pada kematian. Sehingga dalam suatu negara berkembang perlu diketahui apakah lokasi fasilitas kesehatan yang tersedia sudah optimal atau tidak. Tujuan dari penelitian ini adalah menilai efektifitas dan efisiensi lokasi dari hierarki fasilitas kesehatan yang ada di Kota Surakarta, Indonesia berdasarkan sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Efektifitas fasilitas ditinjau dari utilitas peralatan dan tenaga medis dan efisiensi ditinjau jarak dan waktu tempuh yang optimal ditinjau dari jarak fasilitas ke lokasi calon pasien. Penilaian dilakukan dengan menggunakan model hierarchial capacitated maximal covering. Dari hasil penelitian ini didapatkan belum seluruh demand yang ada telah mampu dilayani oleh hierarki fasilitas kesehatan yang ada. Pada hierarki tingkat 1 sebanyak 220 orang tidak terlayani pada Kelurahan Kadipiro karena kapasitas Puskesmas/Dokter Keluarga yang ada tidak mencukupi jumlah demand. Sedangkan pada tingkat empat demand dari Rumah Sakit Kasih Ibu tidak terlayani oleh Rumah Sakit Tipe A yaitu Rumah Sakit Dr. Moewardi karena jarak antar kedua rumah sakit tersebut melebihi jarak kritis yang diijinkan. Agar seluruh demand yang ada dapat terlayani maka perlu penambahan kapasitas pada Puskesmas Gambirsari dan penggunaan jarak 5,5 kilometer sebagai jarak kritis. Kata kunci : Lokasi Fasilitas , Fasilitas Kesehatan , Riset Operasi, Hierarchical Facility Problem, Model Maximal Covering viii + 104 halaman; 51 tabel; 14 gambar; 3 lampiran; Daftar pustaka : 28 (1959-2017)

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > T Technology (General)
    Divisions: Fakultas Teknik
    Fakultas Teknik > Teknik Industri
    Depositing User: Noviana Eka
    Date Deposited: 12 Oct 2017 15:33
    Last Modified: 12 Oct 2017 15:33
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/34918

    Actions (login required)

    View Item