MEKANISME PENYELESAIAN PERKARA PENINDAKAN BARANG KENA CUKAI (HASIL TEMBAKAU) ILEGAL YANG PELAKU PELANGGARANNYA TIDAK DIKENAL PADA KANTOR PENGAWASAN DAN PELAYANAN BEA DAN CUKAI TIPE MADYA PABEAN B SURAKARTA

Yulandha, Ayesha Karina (2017) MEKANISME PENYELESAIAN PERKARA PENINDAKAN BARANG KENA CUKAI (HASIL TEMBAKAU) ILEGAL YANG PELAKU PELANGGARANNYA TIDAK DIKENAL PADA KANTOR PENGAWASAN DAN PELAYANAN BEA DAN CUKAI TIPE MADYA PABEAN B SURAKARTA. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (264Kb)

    Abstract

    Ayesha Karina Yulandha. D1514014. Mekanisme Penyelesaian Perkara Barang Kena Cukai Hasil Tembakau Illegal yang Pelaku Pelanggarannya Tidak Dikenal Pada Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean B Surakarta. Laporan Tugas Akhir. Program Studi Diploma III Manajemen Administrasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Sebelas Maret Surakarta. 2017. Tujuan pengamatan ini adalah untuk memperoleh gambaran penuh atas Mekanisme Penyelesaian Perkara Barang Kena Cukai Hasil Tembakau Illegal yang Pelaku Pelanggarannya Tidak Dikenal Pada Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean B Surakarta tentang bagaimana mekanisme cara menyelesaikan perkara yang pelaku pelanggarannya tidak dikenal mulai dari penegahan barang bukti ,penindakan yang dilakukan pada barang bukti hingga penyelesaian perkara dengan dimusnahkannya barang bukti sesuai ketentuan yang berlaku. Jenis pengamatan yang digunakan adalah metode Deskriptif Kualitatif yaitu memaparkan pola-pola nilai yang dihadapi, yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan yang terkait dengan perilaku informan yang diamati. Sumber data diperoleh dari narasumber/informan, peristiwa atau aktivitas, dokumen dan arsip. Teknik pengumpulan data dengan 3 cara yaitu wawancara, observasi, serta mengkaji dokumen dan arsip. Dari hasil pengamatan yang telah dilakukan pada Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean B Surakarta barang kena cukai hasil tembakau ilegal adalah hasil tembakau yang tidak membayar cukai seperti contoh, rokok polos, yang tidak dilekati pita cukai, pita cukai bekas pakai. karna pelaku pelanggarannya tidak dikenal maka penyelesaian perkara penindakannya berubah statusnya langsung menjadi BDN (Barang Dikuasai Negara) hingga proses pemusnahan, tanpa adanya pelaku yang dipidanakan. Kata Kunci : Mekanisme , Penindakan , Barang Kena Cukai Hasil Tembakau Ilegal

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
    Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > D3 - Manajemen Administrasi
    Depositing User: Arief Atmojo
    Date Deposited: 12 Oct 2017 13:43
    Last Modified: 12 Oct 2017 13:43
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/34887

    Actions (login required)

    View Item