KUALITAS SEMEN SEGAR DAN ESTIMASI BREEDING UNIT PADA SAPI BALI (Bos javanicus) DENGAN JARAK PENAMPUNGAN YANG BERBEDA

Puspadita, Yustisika Dwi (2017) KUALITAS SEMEN SEGAR DAN ESTIMASI BREEDING UNIT PADA SAPI BALI (Bos javanicus) DENGAN JARAK PENAMPUNGAN YANG BERBEDA. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (488Kb)
    [img] PDF - Published Version
    Download (565Kb)

      Abstract

      KUALITAS SEMEN SEGAR DAN ESTIMASI BREEDING UNIT PADA SAPI BALI (Bos javanicus) DENGAN JARAK PENAMPUNGAN YANG BERBEDA Yustisika Dwi Puspadita H0513148 ABSTRAK Kondisi peternakan sapi potong saat ini masih mengalami kekurangan pasokan sapi bakalan lokal karena pertambahan populasi tidak seimbang dengan kebutuhan daging nasional. Upaya untuk mengatasi hal tersebut dalam peningkatan produktivitas sapi perlu didukung dengan adanya teknologi teknologi reproduksi. Salah satu teknologi reproduksi yang umum diterapkan yaitu Inseminasi Buatan (IB). Salah satu faktor yang harus diperhatikan dalam teknik IB adalah faktor pejantan yang memiliki mutu genetik yang baik, sehingga dapat menghasilkan semen produksi semen tinggi. Faktor yang mempengaruhi produksi semen salah satunya adalah jarak penampungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas semen segar sapi bali dan estimasi breeding unit yang dihasilkan pada jarak penampungan yang berbeda. Penelitian dilakukan pada bulan September sampai November 2016 di Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB) Singosari, Malang, Jawa Timur, Indonesia. Sampel yang digunakan berupa semen segar dari 5 ekor sapi Bali jantan, yang berumur 4 tahun dan bobot badan 639,8 kg ± 47,31 kg. Kualitas semen diamati selama 10x penampungan. Jarak penampungan yang digunakan adalah 3 hari dan 4 hari. Pemeriksaan semen dilakukan pada semen segar dengan parameter yang diamati meliputi warna, konsistensi, volume, konsentrasi, motilitas individu, morfologi, viabilitas, dan estimasi breeding unit. Analisis data yang digunakan adalah uji banding yaitu Uji T (t-test independent sample). Rata-rata hasil pengamatan kualitas semen dengan jarak penampungan 3 hari dan 4 hari pada volume, konsentrasi, motilitas individu, abnormalitas primer, abnormalitas sekunder, viabilitas, dan estimasi breeding unit masing-masing adalah 4,39 ml dan 4,67 ml; 1116,92 × 106/ml dan 1065,84 × 106/ml; 68,20% dan 67,00%; 1,01% dan 1,12%; 3,53% dan 3,76%; 68,68% dan 73,92%; dan, 272.28 straw dan 265.64 jumlah straw. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa secara umum jarak penampungan semen 3 hari dan 4 hari dapat meningkatkan viabilitas spermatozoa. Kata kunci: Jarak penampungan, Kualitas semen, Sapi Bali.

      Item Type: Thesis (Other)
      Subjects: S Agriculture > SF Animal culture
      Divisions: Fakultas Pertanian
      Fakultas Pertanian > Peternakan
      Depositing User: faizah sarah yasarah
      Date Deposited: 11 Oct 2017 22:34
      Last Modified: 11 Oct 2017 22:34
      URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/34824

      Actions (login required)

      View Item