Telaah Kualitas Informasi Pengawasan Kredit Terhadap Non Performing Loan (Studi Kasus : PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Kantor Cabang Surakarta

P, DEVIDA MAHESTI A (2017) Telaah Kualitas Informasi Pengawasan Kredit Terhadap Non Performing Loan (Studi Kasus : PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Kantor Cabang Surakarta. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (627Kb)

    Abstract

    ABSTRAK TELAAH KUALITAS INFORMASI PENGAWASAN KREDIT TERHADAP NON PERFORMING LOAN (STUDI KASUS : PT. BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) Tbk. KANTOR CABANG SURAKARTA) DEVIDA MAHESTI ANENDA PUTRI F3614036 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mekanisme pengawasan kredit berdasarkan sistem informasi manajemen beserta kualitas informasi yang dihasilkan pada PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Kantor Cabang Surakarta dan untuk mengetahui apakah dengan pengaruhkualitas informasi pada pengawasan kredit dapat menekan NPL. Teknik pembahasan penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif. Jenis data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dengan cara melakukan observasi langsung terhadap tindakan pengawasan kredit pada PT. BTN (Persero) Tbk.Cabang Surakartadan wawancara langsung dengan staff BTN bagian CCRU dan data sekunder diperoleh melalui studi kepustakaan, buku-buku dan sumber internet yang terkait dengan masalah yang diteliti. Berdasarkan hasil penelitian, penulis mengambil kesimpulan bahwa pelaksanaan mekanisme pengawasan kredit berdasarkan sistem informasi manajemen melalui tahap pembagian wewenang yang jelas, pembagian kolektibilitas, kredit dikarantina (DRBM), pembinaan dan penagihan kredit yang akan/telah bermasalah,penyelamatan kredit dengan cara restruckturisasi, dan penggunaan teknologi informasi dalam setiap kegiatan pengawasan kredit, yaitu menggunakan Komputer, Printer, Desk call (telepon), SMS Blast,Greenscreen, iColl, ,iLoan dan transportasi. Pengawasan kredit telah berjalan dengan sistematis dengan teknologi informasi sehingga tugas yang dilakukan oleh CCRU menjadi jelas.Kualitas informasi dalam operasional pengawasan kredit secara keseluruhan sudah”Sangat Baik” dengan adanya SDM yang berkompeten, Hardwareyang baik dan lengkap, dan Softwareyang mudah digunakan dengan penilaian Greenscreensebesar 86,25 dan iColl sebesar 81,25 dengan kategori“Sangat Baik”, sedangkaniLoansebesar 76,25 dengan kategori “Baik”. Pernyataan tersebut dibuktikan dengan turunnya NPL tahun 2015 sebesar 5,32% menjadi 3,59% pada tahun 2016 atau turun sebanyak 1,73%. Faktor penyebab turunnya NPL tahun 2016 karena Bank BTN sudah mulai menggunakan iColl dan iLoan pada tahun2016. Faktor lainnya karena turunnya suku bunga tahun 2015 sebesar 14% menjadi 12,50% pada tahun 2016. Saran dari penulis adalah sebaiknya pembinaan jangan hanya difokuskan kepada kredit bermasalah saja tetapi pembinaan debitur kualitas lancarperlu dilakukan lebih intensif melalui administratif surat, SMS Blast atau kunjungan rutin paling tidak 3 bulan sekali dan BTN meningkatkan kualitas informasinya.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
    Divisions: Fakultas Ekonomi > D3 - Keuangan Perbankan
    Depositing User: Annisa Fitri T
    Date Deposited: 11 Oct 2017 12:13
    Last Modified: 11 Oct 2017 12:13
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/34792

    Actions (login required)

    View Item