MODEL INTERAKSI NONLINEAR MOLEKUL DNA DENGAN MOLEKUL PROTEIN MENGGUNAKAN POTENSIAL CORNELL, POTENSIAL KILLINGBECK, DAN POTENSIAL HYLLERAAS

SYAHRONI, EDY (2017) MODEL INTERAKSI NONLINEAR MOLEKUL DNA DENGAN MOLEKUL PROTEIN MENGGUNAKAN POTENSIAL CORNELL, POTENSIAL KILLINGBECK, DAN POTENSIAL HYLLERAAS. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (1246Kb)
    [img] PDF - Published Version
    Download (93Kb)

      Abstract

      Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan model dari sebuah sistem interaksi antara DNA dengan protein. Penentuan model interaksi dimulai dengan menentukan molekul-molekul yang digunakan sebagai contoh interaksi DNA dengan protein. Interaksi sistem terdiri dari satu molekul protein yang berikatan dengan salah satu molekul DNA dari rantai tunggal DNA. Molekul DNA yang di gunakan sebagai model yaitu adenin dan timin, sedangkan untuk molekul protein menggunakan glutamin. Interaksi antar molekul disesuaikan dengan bentuk ikatan atom Hidrogen. Pada penelitian ini potensial yang digunakan untuk menggambarkan bentuk interaksi yaitu dengan tiga potensial berbeda. Potensial Cornell, potensial Killingbeck, dan potensial Hylleraas digunakan untuk menggambarkan interaksi dari masing-masing molekul. Sistem interaksi terbagi menjadi tiga bagian, yaitu interaksi antara molekul adenine dengan timin pada arah sumbu-y, interaksi molekul protein glutamin dengan adenine pada arah sumbu-x, serta interaksi sistem secara umum. Ketiga interaksi tersebut kemudian digambarkan kembali menggunakan persamaan Hamiltonian. Sistem interaksi disesuaikan dengan fenomena dari kondisi ketika molekul protein berinteraksi dengan rantai DNA, pergeseran dari molekul DNA terjadi akibat keberadaan dari molekul Protein, bukan disebabkan oleh molekul DNA yang berdekatan. Pada tahap akhir, penentuan kesetabilan dari sistem interaksi tersebut dapat ditentukan dengan menggunakan Fungsi Lyapunov. Pada tahap akhir, penyelesaian dengan menggunakan pendekatan WKB digunakan untuk menentukan spectrum energi dari interaksi molekul protein dengan Molekul DNA. Dari ketiga jenis potensial tersebut masing-masing pendekatan memiliki penyelesaian yang berbeda. Hal ini dikarenakan bentuk potensial yang digunakan berpengaruh pada bentuk persamaan titik balik klasik yang harus ditentukan sebagai batas interval keberlakuan pendekatan WKB.

      Item Type: Thesis (Masters)
      Subjects: Q Science > Q Science (General)
      Divisions: Pasca Sarjana
      Pasca Sarjana > Magister > Ilmu Fisika
      Depositing User: faizah sarah yasarah
      Date Deposited: 10 Oct 2017 16:48
      Last Modified: 10 Oct 2017 16:48
      URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/34745

      Actions (login required)

      View Item