PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN SCIENCE ENVIRONMENT TECHNOLOGY SOCIETY AND ISLAMIC SPIRITUALITY (SETS-IS) DISERTAI COLLABORATIVE MIND MAPPING UNTUK MEMBERDAYAKAN LITERASI LINGKUNGAN SISWA DI SEKOLAH ISLAM TERPADU

, Kusumawardani (2017) PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN SCIENCE ENVIRONMENT TECHNOLOGY SOCIETY AND ISLAMIC SPIRITUALITY (SETS-IS) DISERTAI COLLABORATIVE MIND MAPPING UNTUK MEMBERDAYAKAN LITERASI LINGKUNGAN SISWA DI SEKOLAH ISLAM TERPADU. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (776Kb)

    Abstract

    Kusumawardani. 2017. Pengembangan Model Pembelajaran Science Environment Technology Society And Islamic Spirituality (SETS-IS) disertai Collaborative Mind Mapping Untuk Memberdayakan Literasi Lingkungan Siswa di Sekolah Islam Terpadu. Tesis. Pembimbing: Dr. Suciati, M.Pd. KoPembimbing: Prof. Dr. Maridi, M.Pd. Program Studi Magister Pendidikan Sains, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret Surakarta. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui karakteristik model pembelajaran SETS-IS disertai Collaborative Mind Mapping untuk memberdayakan literasi lingkungan siswa; 2) mengetahui kelayakan model pembelajaran SET-IS disertai Collaborative Mind Mapping untuk memberdayakan literasi lingkungan siswa; 3) mengetahui keefektivan model pembelajaran SET-IS disertai Collaborative Mind Mapping untuk memberdayakan literasi lingkungan siswa. Penelitian menggunakan metode Research and Development (Borg and Gall, 1983) yang dimodifikasi menjadi 9 tahap yaitu: 1) Studi Pendahuluan; 2) Perencanaan; 3) Desain Produk Awal; 4) Uji Coba Permulaan; 5) Revisi Produk Awal; 6) Uji Lapangan Terbatas; 7) Revisi Produk II; 8)Uji Lapangan Operasional; 9) Revisi Produk Akhir. Hasil penelitian: 1) model pembelajaran SET-IS disertai Collaborative Mind Mapping telah dikembangkan sesuai sintaks model SETS oleh Poedjiadi (2010) meliputi: tahap pendahuluan, tahap pembentukan konsep, tahap aplikasi konsep sains, tahap aplikasi spiritual Islam, tahap pemantapan konsep, dan tahap penilaian; 2) model yang dikembangkan, secara keseluruhan, baik dari segi materi biologi, model pembelajaran, dan perangkat pembelajaran mendapat nilai rata-rata 78.91 oleh ahli model pembelajaran, ahli perangkat pembelajaran, dan ahli materi termasuk dalam kategori baik sedangkan oleh praktisi mendapat nilai rata-rata 90.24 merupakan kategori sangat baik; 3) model pembelajaran mampu meningkatkan literasi lingkungan siswa. Ada perbedaan signifikan (0.04<0.05) antara kelas model dengan kelas kontrol. Hasil penelitian disimpulkan bahwa: 1) model SETS-IS telah dikembangkan dengan menggunakan langkah penelitian dan pengembangan Borg&Gall (1983); 2) model SETS-IS layak digunakan dalam pembelajaran pada materi pencemaran lingkungan; 3) penerapan model SET-IS disertai Collaborative Mind Mapping efektif dalam memberdayakan literasi lingkungan siswa. Kata kunci: model SETS-IS, collaborative mind mapping, literasi lingkungan.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: Q Science > Q Science (General)
    Divisions: Pasca Sarjana
    Pasca Sarjana > Magister
    Pasca Sarjana > Magister > Pendidikan Sains
    Depositing User: Nanda Rahma Ananta
    Date Deposited: 10 Sep 2017 08:13
    Last Modified: 10 Sep 2017 08:13
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/34557

    Actions (login required)

    View Item