Prarancangan Pabrik Sorbitol dari Glukosa dengan Proses Hidrogenasi Katalitik Kapasitas 30.000 Ton/tahun

Prakoso, Janu Ganang (2017) Prarancangan Pabrik Sorbitol dari Glukosa dengan Proses Hidrogenasi Katalitik Kapasitas 30.000 Ton/tahun. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (682Kb)

    Abstract

    Sorbitol digunakan sebagai pemanis makanan, pelembab, bahan baku pasta gigi, vitamin C, dan bahan baku industri kimia lain. Untuk pemenuhan kebutuhan sorbitol di dalam negeri dan dunia, maka direncanakan pendirian pabrik sorbitol dari glukosa. Pabrik sorbitol dengan kapasitas 30.000 ton/tahun direncanakan didirikan di daerah Kendal, Kabupaten Semarang dengan luas 3.774 m2. Produk yang dihasilkan adalah sorbitol cair dengan kemurnian 70%. Bahan baku yang dibutuhkan untuk menghasilkan 1 kg produk adalah 1,65 kg larutan glukosa 40%-berat, 0,0077 kg hidrogen (kemurnian 99,9%), dan 0,0827 kg air. Proses produksi juga menyisakan air sebanyak 0,7439 kg/kg produk yang dapat digunakan kembali sebagai air proses. Proses diawali dengan pengenceran larutan glukosa menggunakan air menjadi 40%-berat. Larutan glukosa kemudian dicampur dengan gas hidrogen dengan perbandingan mol 1:33. Campuran selanjutnya masuk ke dalam reaktor trickle bed yang berisi katalis Raney nickel pada suhu operasi 130153 °C dan tekanan 60 atm untuk menghidrogenasi glukosa menjadi sorbitol dengan konversi 99,8%. Larutan sorbitol dipisahkan dari gas hidrogen menggunakan separator dan dipekatkan menggunakan evaporator menjadi 70%berat dan disimpan dalam tangki untuk kemudian didistribusikan ke konsumen. Utilitas pabrik, antara lain listrik sebesar 0,0561 kWh/kg produk disuplai dari PLN. Kebutuhan air proses dan pendingin sebanyak 0,4792 l/kg produk disuplai dari PDAM. Steam sebesar 0,8533 kg steam/kg produk bersuhu 150 oC (4,7 atm). Kebutuhan udara tekan 0,0264 m3/kg produk dengan tekanan 4 atm (35 oC). Industrial Diesel Oil sebagai bahan bakar dibutuhkan sebanyak 0,0995 l/kg produk. Bentuk perusahaan dipilih Perseroan Terbatas (PT), struktur organisasi line and staff, dan sistem kerja karyawan berdasarkan pembagian jam kerja yang terdiri dari karyawan shift dan non shift. Pabrik direncanakan mulai dikonstruksi 2018 dan beroperasi pada 2020. Harga bahan baku glukosa $ 0,46/kg produk, hidrogen $ 0,028/kg produk, katalis Raney nickel $ 0,0001665/kg produk, air $ 0,0000674/kg produk. Produk dijual dengan harga $ 0,98/kg. Modal tetap pabrik sebesar Rp 53.591.975.640 dan biaya produksi total sebesar Rp 355.092.674.823. Analisis kelayakan menunjukkan bahwa ROI sebelum pajak 66,42%, setelah pajak 49,82%, POT sebelum dan sesudah pajak adalah 1,31 tahun dan 1,67 tahun, BEP 46,49% dan SDP 36,02%. Sedangkan DCF sebesar 24,15%. Hasil evaluasi ekonomi menunjukkan bahwa pabrik sorbitol dari glukosa dengan proses hidrogenasi katalitik kapasitas 30.000 ton/tahun layak didirikan.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
    Divisions: Fakultas Teknik
    Fakultas Teknik > D3 - Teknik Kimia
    Depositing User: Nanda Rahma Ananta
    Date Deposited: 09 Sep 2017 10:43
    Last Modified: 09 Sep 2017 10:43
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/34554

    Actions (login required)

    View Item