Kredit Mikro Dan Kredit Usaha Rakyat Bermasalah Berdasarkan Sektor Ekonomi Pada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Unit Sumber Periode Tahun 2015-2016

Rahayu, Esti (2017) Kredit Mikro Dan Kredit Usaha Rakyat Bermasalah Berdasarkan Sektor Ekonomi Pada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Unit Sumber Periode Tahun 2015-2016. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (732Kb)

    Abstract

    ABSTRAK KREDIT MIKRO DAN KREDIT USAHA RAKYAT BERMASALAH BERDASARKAN SEKTOR EKONOMI PADA PT BANK RAKYAT INDONESIA (Persero) Tbk UNIT SUMBER PERIODE TAHUN 2015-2016 Esti Rahayu F3614048 Salah satu kegiatan utama bank ialah menyalurkan dana dalam bentuk pinjaman atau kredit, dimana kredit tersebut dapat dipergunakan di berbagai sektor ekonomi. Terdapat risiko yang diemban oleh pihak bank ketika menyalurkan kredit. Salah satu risiko adalah munculnya kredit bermasalah yang tidak jarang berujung pada kredit macet atau Non Performing Loan (NPL). Banyaknya jumlah kredit bermasalah akan berdampak buruk pada kesehatan suatu bank. Penyebab kredit yang bermasalah berbeda antara satu sektor dengan sektor yang lain. Penanganan kredit yang bermasalah dapat pula berbeda-beda tergantung pada situasi dan kondisi debitur maupun pihak bank. Penelitian mengenai kredit mikro dan kredit usaha rakyat bermasalah ini dilakukan pada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Unit Sumber, dengan tujuan mengetahui sektor ekonomi apa yang paling banyak mengalami kredit bermasalah di tahun 2015-2016 dan apa saja penyebab sekaligus tindakan penanganan pihak BRI Unit Sumber dalam mengatasi kredit bermasalah pada suatu sektor ekonomi. Hal tersebut karena kredit mikro dan kredit usaha rakyat rentan mengalami kredit bermasalah, khususnya pada unit-unit BRI. Pembahasan penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan data primer dan sekunder. Data primer meliputi wawancara dan pengamatan selama berada di lokasi, sedangkan data sekunder meliputi arsip-arsip dan dokumen pada unit tersebut. Hasil dari penilaian dan pengamatan menyatakan bahwa sektor jasa-jasa dunia usaha mengalami KUPEDES bermasalah terbanyak di tahun 2015 dan sektor konstruksi mengalami KUPEDES bermasalah terbanyak di tahun 2016. Sedangkan sektor industri mengalami KUR bermasalah terbesar baik di tahun 2015 mapun 2016. penyebab kredit bermasalah di masing-masing sektor cenderung karena perubahan cuaca yang tidak bersahabat dengan usaha debitur dan persaingan yang ketat. Kemudian penanganan-penanganan kredit bermasalah pada dasarnya sama yaitu dengan menggunakan langkah-langkah sesuai teori atau peraturan yang ada, namun pada BRI Unit Sumber sendiri mempunyai cara khusus untuk menangani kredit bermasalah yakni dengan mencarikan link kerja sama bagi debitur yang kesulitan membayar dan menawarkan untuk mendirikan stand pada event-event BRI khususnya bagi debitur yang mengalami masalah dalam mengangsur kewajibannya. Kata kunci: kredit bermasalah, sektor ekonomi kredit bermasalah, penanganan kredit bermasalah ABSTRACTION PROBLEM OF KREDIT MIKRO AND KREDIT USAHA RAKYAT BASED ON ECONOMIC SECTOR AT PT BANK RAKYAT INDONESIA (Persero) Tbk UNIT SUMBER PERIODE 2015-2016 Esti Rahayu F3614048 One of the main bank activity is giving fund in the form of loans or credit, that credit can be use for many economic sectors. There are risk for bank by giving credits. One of the risk is there are problem loans which is often result an non performing loans (NPL) in the end. Many problem loans can caused bad things for healthy bank. The cause of problem loans in a sector was different from other sectors. So the handling problem loans is can be different too, depends on debitur and bank situation and conditions. This research about problem of Kredit Mikro and Kredit Usaha Rakyat performed at PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Unit Sumber, with the purpose is to know what kind of economic sectors which most experience by problem loans in 2015-2016, and what thing can caused problem loans, and how steps to handling problem loans based on economic sectors at PT Bank Rakyat Indonesia Unit Sumber. That because of Kredit Mikro and Kredit Usaha Rakyat were susceptible by problem loan especially in units of Bank Rakyat Indonesia. This research discussion used qualitative descriptive methode with primary and secondary data. Primary data is by doing interview and observation at the location, which the secondary data by looking archives and documents in there. The result of observation and assessment is declare that service of business sector experience the most KUPEDES problem in 2015 and then construction sector experience the most KUPEDES problem in 2016. industrial sector experience the most KUR problem in 2015 and 2016. problem loans in an economic sector caused by tend to be change of weather or bad climate that can be bad effect to debiturs bussiness. Then for handling problem loans in every sectors is equal. Thats by doing the theory and regulation, but Bank Rakyat Indonesia Unit Sumber have special steps to handling problem loans by giving “cooperation link” and offering “stand” when there are Bank Rakyat Indonesia events. Especially for debiturs which having problem loans. Keywords: problem loans based on economic sector, cause of problem loans, handling problem loans.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
    Divisions: Fakultas Ekonomi
    Fakultas Ekonomi > D3 - Keuangan Perbankan
    Depositing User: Nanda Rahma Ananta
    Date Deposited: 04 Sep 2017 22:51
    Last Modified: 04 Sep 2017 22:51
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/34433

    Actions (login required)

    View Item