Sinkronisasi Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 Tentang Larangan Praktek Monopoli Dan Persaingan Usaha Tidak Sehat Dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas Mengenai Penggabungan, Peleburan Dan Pengambilalihan Sebagai Upaya Untuk Mencegah Praktik Monopoli Dan Persaingan Usaha Tidak Sehat

K, Angela Dian (2017) Sinkronisasi Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 Tentang Larangan Praktek Monopoli Dan Persaingan Usaha Tidak Sehat Dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas Mengenai Penggabungan, Peleburan Dan Pengambilalihan Sebagai Upaya Untuk Mencegah Praktik Monopoli Dan Persaingan Usaha Tidak Sehat. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (371Kb)

    Abstract

    ABSTRAK Angela Dian Kusumaningtyas, S320211201, 2016, Sinkronisasi Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 Tentang Larangan Praktik Monopoli Dan Persaingan Usaha Tidak Sehat Dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas Mengenai Penggabungan, Peleburan Dan Pengambilalihan Sebagai Upaya Untuk Mencegah Praktik Monopoly Dan Persaingan Usaha Tidak Sehat Tesis : Program Pasca Sarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta Penelitian Hukum ini bertujuan untuk mengetahui sinkronisasi antara Undang-Undang Nomor 5 tahun 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat dan Undang-Undang Nomor 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas dalam mengatur penggabungan, peleburan dan pengambilalihan dalam upaya mencegah praktik monopoli dan persaingan usaha tidak sehat. Penelitian ini termasuk jenis penelitan hukum normatif (doktinal), dengan menggunakan konsep hukum yang kedua yaitu hukum sebagai norma-norma positif di dalam sistem perundang-undangan nasional. Penelitian ini yang bersifat preskriptif dan terapan dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Jenis data yang digunakan yaitu data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hokum tersier. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu studi kepustakaan, serta pengumpulan data melalui media elektronik yang berhubungan dengan masalah yang diteliti. Teknik analisis data yang digunakan adalah menggunakan teknik analisis data dengan logika deduktif, yaitu menarik kesimpulan yang bersifat umum menjadi kasus yang bersifat individual. Merumuskan fakta, mencari hubungan sebab akibat, serta mengembangkan penalaran berdasarkan kasus-kasus. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan ditarik simpulan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 dan Undang-Undang nomor 40 tahun 2007 telah sinkron, kedua undang-undang tersebut menitikberatkan pada pengaturan kepemilikan saham, Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 dititikberatkan pada larangan kepemilikan saham mayoritas yang bertujuan agar pemegang saham tidak dapat menempatkan/mewakilkan dalam struktur Direksi/Komisaris perusahaan bersangkutan serta tidak dapat memiliki voting right untuk menentukan kebijakan strategis perseroan. Sedangkan Undang-Undang nomor 40 tahun 2007 dititik beratkan pada perlindungan terhadap pemegang saham minoritas. Berdasarkan hal-hal tersebut diatas penulis menyarankan perlunya mempertegas mengenai sanksi pidana dalam Pasal 48 dan Pasal 49 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang larangan praktik monopoli dan persaingan usaha tidak sehat mengenai kewenangan dalam melakukan penyelidikan atau penyidikan dalam konteks pidana dan penambahan ketentuan untuk memperjelas mengenai perbuatan apa saja yang dikategorikan sebagai tindak pidana. Kata kunci: penggabungan, peleburan, pengambilalihan.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: K Law > K Law (General)
    Divisions: Pasca Sarjana
    Pasca Sarjana > Magister
    Pasca Sarjana > Magister > Ilmu Hukum - S2
    Depositing User: Nanda Rahma Ananta
    Date Deposited: 03 Sep 2017 01:55
    Last Modified: 03 Sep 2017 01:55
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/34390

    Actions (login required)

    View Item