Studi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Universitas Sebelas Maret Kawasan Jebres Surakarta

PUSPASARI, DESTIK DWI (2017) Studi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Universitas Sebelas Maret Kawasan Jebres Surakarta. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (2727Kb)

    Abstract

    Destik Dwi Puspasari, 2017. STUDI INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH (IPAL) UNIVERSITAS SEBELAS MARET KAWASAN JEBRES SURAKARTA, Tugas Akhir D3 Teknik Sipil Infrastruktur Perkotaan Universitas Sebelas Maret Surakarta. Air limbah domestik merupakan air buangan yang berasal dari kegiatan permukiman. Peningkatan jumlah penduduk mengakibatkan meningkatnya konsumsi pemakaian air minum atau air bersih yang berdampak pada peningkatan jumlah air limbah. Dampak dari air limbah yang tidak dapat diolah dengan benar yaitu mengakibatkan penurunan kualitas air sungai dan menimbulkan bau yang tidak sedap khususnya di lingkungan kampus Universitas Sebelas Maret. Sehingga diperlukan suatu sistem pengolahan limbah kawasan yang berbasis lingkungan yaitu Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Universitas Sebelas Maret Kawasan Jebres Surakarta. Tujuan penelitian studi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yaitu untuk mengetahui proses pengolahan air limbah domestik dan mengetahui kinerja IPAL. Metodologi penelitian yang digunakan yaitu metode studi observasi dengan cara pengamatan langsung meliputi proses pengolahan yang ada di IPAL dan penyelidikan parameter air limbah. Hasil penelitian berupa proses pengolahan IPAL UNS yaitu air buangan akan ditampung sementara di bak pengumpul, kemudian menuju ke bak equalisasi yang berfungsi sebagai penyeragaman kuantitas aliran limbah. Setelah itu, menuju ke bak pengendap awal yang berfungsi mengendapkan partikel lumpur, pasir, dan kotoran organik. Proses selanjutnya adalah bak biofilter anaerob yang dilengkapi sarang tawon sebagai media tumbuh dan melekatnya bakteri dalam mendegradasi zat organik dari limbah cair. Dari bak biofilter anaerob lalu menuju bak biofilter aerob yang berfungsi mendegradasi materi organik secara aerob. Setelah itu bak pengendap akhir yang berfungsi mengendapkan partikel air buangan yang belum terendapkan pada pengolahan sebelumnya dengan waktu tinggal mulai dari bak pengumpul sampai bak pengendap akhir kurang lebih 16 jam. Proses utama terdapat pada biofilter anaerob dan biofilter aerob dengan waktu tinggal selama 9,7 jam. Nilai efisiensi pada COD permanganat, BOD, dan TSS berturut-turut yaitu 49,75 %, 74,46 %, dan 52,69 %. Kata Kunci: air limbah, IPAL, parameter, kinerja.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
    Divisions: Fakultas Teknik
    Fakultas Teknik > D3 - Teknik Sipil
    Depositing User: Retno Andriani
    Date Deposited: 29 Aug 2017 20:38
    Last Modified: 29 Aug 2017 20:38
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/34351

    Actions (login required)

    View Item