DINAMIKA INDUSTRI KERAJINAN SHUTTLECOCK DI DESA LAWATAN, KECAMATAN DUKUHTURI, KABUPATEN TEGAL, PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 1980-2011

Negara, Rasyiq Kusuma (2017) DINAMIKA INDUSTRI KERAJINAN SHUTTLECOCK DI DESA LAWATAN, KECAMATAN DUKUHTURI, KABUPATEN TEGAL, PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 1980-2011. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (170Kb)

    Abstract

    Rasyiq Kusuma Negara. C0513042. 2017. Dinamika Industri Kerajinan Shuttlecock Di Desa Lawatan, Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal, Provinsi Jawa Tengah Tahun 1980-2011. Skripsi: Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret Surakarta. Penelitian ini membahas tentang: (1) latar belakang munculnya industri kerajinan shuttlecock di Desa Lawatan, (2) perkembangan industri kerajinan shuttlecock di Desa Lawatan tahun 1980-2011, (3) mengetahui dampak industri kerajinan shuttlecock terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat di Desa Lawatan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah dengan teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara, studi dokumen, arsip dan studi pustaka. Data yang diperoleh kemudian dikritik secara ekstern dan intern dengan dipadukan menggunakan studi pustaka sehingga menghasilkan fakta-fakta sejarah. Fakta tersebut kemudian dianalisis dan disusun dalam sebuah historiografi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dengan adanya industri kerajinan shuttlecock di Desa Lawatan membuat mata pencaharian masyarakat menjadi semakin beragam, tidak hanya pada sektor pertanian saja tetapi juga pada sektor usaha kerajinan. Dengan adanya usaha kerajinan di Desa Lawatan telah membawa perubahan dalam aspek sosial dan ekonomi masyarakat Desa Lawatan ke arah yang lebih maju. Dipilihnya periode tahun 1980-2011 dimaksudkan bahwa pada tahun 1980 merupakan masa keemasan perbulutangkisan di Indonesia. Pada tahun itulah banyak daerah-daerah industri kerajinan shuttlecock di daerah Tegal mengalami perkembangan seperti Desa Lawatan, sedangkan di tahun 2011 industri kerajinan shuttlecock mengalami kemajuan sehingga Desa Lawatan menjadi Desa Sentra Produksi shuttlecock dan pemasaran kerajinan shuttlecock tidak hanya pasaran lokal saja seperti area Jawa Tengah danmun juga sudah keluar pulau Jawa seperti Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi. Berdasarkan analisis data, kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah karena menyempitnya lahan pertanian dan meningkatnya kebutuhan hidup, serta kondisi Desa Lawatan yang dekat dengan wilayah peternakan itik dan pabrik pembuatan shuttlecock telah melatar belakangi munculnya usaha kerajinan shuttlecock di Desa Lawatan. Perkembangan industri kerajinan shuttlecock yang semakin maju telah membawa perubahan sosial dan ekonomi. Perubahan sosial yang terjadi adalah dengan perubahan status sosial dan hubungan sosial pengrajin didalam masyarakat, serta perubahan ekonomi yang terjadi akibat adanya kerajinan shuttlecock adalah terciptanya lapangan pekerjaan dan peningkatan taraf hidup pengusaha dan tenaga kerja.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: D History General and Old World > D History (General)
    Divisions: Fakultas Sastra dan Seni Rupa
    Fakultas Sastra dan Seni Rupa > Ilmu Sejarah
    Depositing User: Retno Andriani
    Date Deposited: 29 Aug 2017 19:44
    Last Modified: 29 Aug 2017 19:44
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/34346

    Actions (login required)

    View Item