Efektivitas Penggunaan Lapangan Penumpukan Container Impor di Terminal Petikemas Semarang

S, MUHAMMAD FARRAS (2017) Efektivitas Penggunaan Lapangan Penumpukan Container Impor di Terminal Petikemas Semarang. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (796Kb)

    Abstract

    Waktu menunggu rata-rata petikemas untuk pemeriksaan dan pengurusan dokumen-dokumen yang dibutuhkan di lapangan penumpukan terminal terutama untuk barang import yang juga disebut dwell time (DT) di Terminal PetiKemas Semarang akhir-akhir ini menjadi isu nasional. Hal ini disebabkan masih tingginya waktu endap yang secara rata-rata masih berkisar 5 hari atau lebih, berakibat meningkatnya biaya pengiriman barang dan juga akan mempengaruhi tingkat kepadatan lapangan penumpukan petikemas/Yard Occupancy Ratio (YOR) dan menimbulkan kongesti sehingga kinerja operasional pelabuhan akan menurun. Tujuan penelitian ini adalah untuk : 1. menjelaskan seberapa efektif penggunaan lapangan penumpukan container impor di Terminal PetiKemas Semarang dengan menggunakan data sekunder dari tahun 2015 hingga 2016. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa, penggunaan lapangan penumpukan container impor di Terminal PetiKemas Semarang masih terbilang kurang efektif dari tahun 2015 sampai 2016. Hal ini dapat dilihat dari data dwelling time dan YOR (Yard Occupancy Ratio) di Terminal PetiKemas Semarang (TPKS). Langkah yang dilakukan TPKS untuk memangkas dwelling time adalah dengan manaikkan tarif penumpukan container impor. karena dengann tarif yang lama, masih banyak importir yang dengan sengaja tidak mengambil atau tidak mengurus containernya. Sehingga menyebabkan angka dwelling time menjadi tinggi dan YOR tidak efektif Penulis memiliki beberapa saran sebagai berikut: melakukan sosialiasi terhadap pihak-pihak yang terkait dalam penggunaan lapangan penumpukan container yaitu menjelaskan jika terjadi penumpukan dan mengkoordinasi agar dapat merealisasikan tugas masing masing pihak agar sesuai dengan SOP yang berlaku, sehingga kegiatan bongkar muat dapat lebih lancar dari sebelumnya untuk memangkas waktu Dwelling time dan menjadikan angka YOR lebih efektif. Selain itu penting bagi TPKS untuk membuat sistem relokasi container agar dapat mengetahui container-container yang telah melebihi batas waktu penumpukan agar container dapat segera dipindahkan ke CY khusus. Kata Kunci: Efektivitas, Dwelling Time, YOR (Yard Occupancy Ratio), Terminal PetiKemas

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
    Divisions: Fakultas Ekonomi
    Fakultas Ekonomi > D3 - Manajemen Perdagangan
    Depositing User: Retno Andriani
    Date Deposited: 29 Aug 2017 18:34
    Last Modified: 29 Aug 2017 18:34
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/34334

    Actions (login required)

    View Item