PROSEDUR EKSPOR DI PT. SCHENKER PETROLOG UTAMA SURABAYA

H, NOVITA DIA PERMATA (2017) PROSEDUR EKSPOR DI PT. SCHENKER PETROLOG UTAMA SURABAYA. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (651Kb)

    Abstract

    NOVITA DIA PERMATA HATI D1514076, PROSEDUR EKSPOR di PT. SCHENKER PETROLOG UTAMA SURABAYA. Program Diploma III Manajemen Administrasi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sebelas Maret Surakarta. 54 Halaman. Tujuan pengamatan ini untuk mengetahui prosedur serta gambaran dalam kegiatan ekspor melalui udara dengan membandingkan prosedur kegiatan ekspor melalui laut. Penelitian dilakukan di PT. Schenker Petrolog Utama Surabaya dimana perusahaan tersebut bergerak di bidang jasa freight forwarder. Jenis pengamatan menggunakan jenis penelitian observasi berperan pasif, yaitu dengan cara mengamati dan menggali informasi mengenai perilaku dan kondisi lingkungan penelitian menurut kondisi yang sebenarnya.. Teknik pengumpulan yang dilakukan ialah wawancara, observasi dan dokumen. Berdasarkan hasil pengamatan, perbandingan antara prosedur ekspor melalui laut dan prosedur ekspor melalui udara lebih efisien prosedur ekspor melalui udara, karena dapat meminimalisir waktu dalam pengiriman barang ke tempat tujuan, Sehingga lebih efektif dan efisien. Peranan PT. Schenker Petrolog Utama Surabaya sebagai freight forwarder dalam kegiatan ekspor melalui udara yaitu dapat bertindak sebagai eksportir atau pemilik barang serta membantu pengawasan dan pengamanan dalam pengiriman barang ekspor, Dokumen yang diperlukan dalam pengiriman melalui udara antara lain: Shipping Intruction, Invoice, Packing List, PEB, Air Way Bill, Master Air Way Bill, dan COO. Sedangkan untuk prosedur ekspor melalui udara sebagai berikut: PT. Schenker Petrolog Utama Surabaya menerima Shipping Intruction (SI) dari Shipper, kemudian, Schenker mengkonfirmasi dan melakukan croscek schedule (jadwal) penerbangan kepada Airline untuk booking space pesawat. Setelah mendapat konfirmasi dari airline, schenker menginformasikan jadwal kepada shipper untuk disetujuinya. Setelah shipper menyetujuinya, schenker mengambil barang shipper untuk dimasukan ke gudang bandara dan ditimbang. Selanjutnya Schenker menerima resi dari gudang mengenai berat dan volume barang. Dari resi itu nanti yang ditulis oleh HAWB dan MAWB serta bayar biaya gudang sebagai tanda barang telah dikirim. Kemudian Schenker membuat job and fight yaitu membuat SI final yang berisi packing list dan invoice fix serta membuat perincian biaya yang kemudian dikirimkan ke shipper dan kemudian Schenker melakukan closing job. Prosedur ekspor melalui udara berjalan dengan lancar dan sesuai dengan SOP. Akan tetapi, terdapat pula beberapa kendala seperti cargo ready (dokumen kurang), cuaca buruk, space full, dan komunikasi. Dari beberapa masalah yang dihadapi, penulis memberikan saran untuk menambah pengawasan terhadap barang ekspor hingga sampainya barang ke negera tujuan dan mempersiapkan segala kelengkapan dokumen ekspor dengan baik. Kata kunci : Prosedur, Ekspor,udara

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
    Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > D3 - Manajemen Administrasi
    Depositing User: Gun Gun Gunawan
    Date Deposited: 28 Aug 2017 10:03
    Last Modified: 28 Aug 2017 10:03
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/34209

    Actions (login required)

    View Item