Implementasi Budaya Sekolah 7S dalam Pembentukan Karakter Taat Aturan dan Peduli Lingkungan Peserta Didik (Studi di SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar)

Rodziyah, Miftahul (2017) Implementasi Budaya Sekolah 7S dalam Pembentukan Karakter Taat Aturan dan Peduli Lingkungan Peserta Didik (Studi di SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (747Kb)

    Abstract

    Miftahul Rodziyah. Implementasi Budaya Sekolah 7S dalam Pembentukan Karakter Taat Aturan dan Peduli Lingkungan Peserta Didik (Studi di SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar). Skripsi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta. Februari 2017. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1). Pelaksanaan Budaya Sekolah 7S dalam membentuk karakter taat aturan dan peduli lingkungan siswa SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar, 2). Efektivitas dari budaya sekolah 7S dalam membentuk karakter siswa, dan 3). Faktor penghambat penerapan budaya sekolah 7S dalam membentuk karakter siswa SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data diperoleh dari informan, tempat, peristiwa dan dokumen. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan untuk memperoleh dan menyusun data penelitian ini adalah dengan wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Validitas data menggunakan trianggulasi data dan trianggulasi metode. Analisis data menggunakan model analisis interaktif dengan tahap-tahap sebagai berikut: (1) pengumpulan data, (2) reduksi data, (3) sajian data, (4) pengambilan kesimpulan. Adapun prosedur penelitian dengan langkah-langkah sebagai berikut: (1) tahap pra penelitian, (2) tahap pekerjaan lapangan, (3) tahap analisis data, (4) tahap penyusunan laporan penelitian. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa: 1) Pelaksanaan budaya sekolah 7S belum dapat berjalan dengan baik. Hal itu dapat dilihat pada indikator yang digunakan belum semuanya tercapai terutama mengenai program atau kebijakan yang dilaksanakan. Kebijakan yang akan dilaksanakan belum jelas mengenai maksud, isi serta tidak adanya dokumen yang menjelaskan secara detail tentang budaya sekolah 7S. 2). Efektivitas budaya sekolah 7S dalam membentuk karakter dirasakan belum efektif membentuk karakter siswa dikarenakan tujuan yang ingin dicapai untuk membentuk karakter taat aturan dan peduli lingkungan belum tercapai serta tidak adanya perubahan nyata setelah dan sebelum budaya sekolah 7S ini diterapkan. 3). Faktor penghambat penerapan budaya sekolah 7S ada beberapa hal. Faktor penghambat tersebut meliputi : a) Faktor ketidaktahuan dikarenakan kurangnya sosialisasi, b) lingkungan, c) Tidak ada surat keputusan atau dokumen yang jelas tentang budaya sekolah, d) Tidak adanya evaluasi dan tindak lanjut dari pelaksanaan budaya sekolah 7S, e) Kurang jelasnya tujuan dari budaya 7S, f) Tidak berfungsinya fasilitas sekolah dengan maksimal. Kata kunci: Budaya sekolah, Pembentukan karakter, Taat aturan, Peduli lingkungan.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
    Depositing User: Gun Gun Gunawan
    Date Deposited: 25 Aug 2017 13:35
    Last Modified: 25 Aug 2017 13:35
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/34194

    Actions (login required)

    View Item