BAMBU PETUNG SEBAGAI ALTERNATIF MATERIAL DINDING PENAHAN TANAH PADA GALIAN TEGAK

Wahyudianto, Kurniadi (2017) BAMBU PETUNG SEBAGAI ALTERNATIF MATERIAL DINDING PENAHAN TANAH PADA GALIAN TEGAK. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (694Kb)

    Abstract

    Kurniadi Wahyudianto, NIM. S.931302003. “Bambu Petung sebagai Alternatif Material Dinding Penahan Tanah pada Galian Tegak”. Komisi Pembimbing I: Yusep Muslih Purwana,S.T.,M.T.,Ph.D., Pembimbing II: Dr. Niken Silmi Surjandari, ST., MT. Tesis Magister Teknik Sipil, Program Pascasarjana, Universitas Sebelas Maret, Surakarta ABSTRAK Pada pelaksanaan kontruksi bangunan di tepi jalan, seringkali ditemukan kondisi yang mengharuskan dilakukan galian tegak. Lalu lintas yang padat, lokasi yang sempit dan lahan kerja yang terbatas menyebabkan penggalian berbatasan langsung dengan jalan harus dilaksanakan secara tegak lurus, sehingga dibutuhkan dinding penahan untuk mengamankan galian agar tidak terjadi longsor. Salah satu material pembentuk dinding penahan pada galian tegak dipilih bambu petung (Dendrocalamus asper). Material ini dipilih karena memiliki sifat-sifat mekanika yang baik, kuat, mudah diperoleh di banyak lokasi di Indonesia, dan relatif murah. Penelitian ini bertujuan mengkaji kekuatan material bambu petung pada konstruksi dinding penahan tanah pada galian tegak dengan menggunakan desain kombinasi baja IWF dan bambu petung. Struktur diaplikasikan pada tipe tanah kohesif dan non kohesif serta berbagai kedalaman galian. Hasil kajian ini dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan pemakaian material bambu petung sebagai alternatif material pembentuk dinding penahan tanah pada galian tegak bagi pelaksana pekerjaan. Data yang diambil adalah data sekunder tanah dan beban lalu lintas sesuai perencanaan. Analisis data yang dilakukan meliputi : a) analisis beban tambahan pada dinding penahan dari beban lalu lintas, b) analisis tekanan tanah pada dinding penahan, dan c) analisis properties material bambu (pemeriksaan tegangan dan lendutan). Hasil kajian menunjukkan bahwa material bambu petung (Dendrocalamus asper) dalam batasan kondisi tertentu, aman digunakan sebagai alternatif material pembentuk dinding penahan tanah. Pemeriksaan keamanan struktur ditinjau dari tegangan dan lendutan yang terjadi. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi rujukan dalam pengembangan ilmu mengenai material bambu, serta dapat menjadi referensi bagi proyek pembangunan sejenis ataupun untuk pembangunan lain yang memerlukan pelindung galian tegak. Kata Kunci: bambu petung, galian tegak, material alternatif dinding penahan

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
    Divisions: Pasca Sarjana > Magister > Teknik Sipil - S2
    Depositing User: Gun Gun Gunawan
    Date Deposited: 24 Aug 2017 13:19
    Last Modified: 24 Aug 2017 13:19
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/34186

    Actions (login required)

    View Item