BERAT BADAN BAYI LAHIR DAN PROSES PERSALINAN PADA PENDERITA EPILEPSI ANAK DI RSUD DR. MOEWARDI

R, GEMALA R (2017) BERAT BADAN BAYI LAHIR DAN PROSES PERSALINAN PADA PENDERITA EPILEPSI ANAK DI RSUD DR. MOEWARDI. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (171Kb)

    Abstract

    Gemala Rinaldy Rahardja, G0011100, 2014. Berat Badan Bayi Lahir dan Proses Persalinan pada Penderita Epilepsi Anak Di RSUD Dr. Moewardi. Skripsi. Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret, Surakarta. Latar Belakang : Bayi dengan Berat Lahir Rendah (BLR) cenderung mengalami kerusakan otak serta kejadian Epilepsi. Selain itu, bayi yang lahir dengan bantuan alat mempunyai risiko untuk mengidap Epilepsi dibandingkan bayi yang lahir secara normal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan Berat Badan Bayi Lahir dan proses persalinan terhadap terjadinya Epilepsi pada anak. Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan studi case-control. Subjek penelitian ini adalah anak yang terdiagnosis pasti Epilepsi berumur sampai dengan 18 tahun, Epilepsi sesuai dengan kriteria diagnosis Epilepsi dari ILAE (International League Agains Epilepsy, 1989) yang berobat jalan di Poliklinik Saraf Anak RSUD Dr. Moewardi. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Pengambilan data menggunakan data Rekam Medik. Berat Badan Bayi Lahir dan proses persalinan terhadap terjadinya Epilepsi pada anak dianalisis tingkat kemaknaannya dengan uji Chi – Square (X2) menggunakan SPSS 22.0 for Windows. Hasil Penelitian : Dari 68 subjek penelitian, 57 anak memiliki Berat Badan Lahir Normal dan 11 anak memiliki Berat Badan Lahir Rendah. Sedangkan pada riwayat proses persalinan, 63 anak memiliki riwayat proses persalinan spontan dan 5 anak memiliki riwayat proses persalinan dengan alat (sectio caesaria). Uji Chi – Square (X2) antara Berat Badan Bayi Lahir dengan Epilepsi pada anak menunjukkan hasil X2 hitung (0,003) < X2 tabel (3,841) maka tidak ada perbedaan yang bermakna. Analisis juga menunjukkan p value = 0,959 (p > 0,05) maka tidak ada perbedaan yang signifikan. Selain itu, Uji Chi – Square (X2) antara proses persalinan dengan Epilepsi pada anak menunjukkan hasil X2 hitung (0,021) < X2 tabel (3,841) maka tidak ada perbedaan yang bermakna. Analisis juga menunjukkan p value = 0,886 (p > 0,05) maka tidak ada perbedaan yang signifikan. Simpulan Penelitian : tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara Berat Badan Bayi Lahir dan proses persalinan terhadap terjadinya Epilepsi pada anak. Kata kunci : Berat Badan Bayi Lahir, proses persalinan, Epilepsi pada anak.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: R Medicine > RJ Pediatrics > RJ101 Child Health. Child health services
    Divisions: Fakultas Kedokteran
    Depositing User: Retno Andriani
    Date Deposited: 10 Aug 2017 08:36
    Last Modified: 10 Aug 2017 08:36
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/34120

    Actions (login required)

    View Item